Like facebook


music online

TOP ARTIKEL

About Me

Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Mesjid Tertua di Dunia

Masjid merupakan pusat kegiatan umat Islam. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan pusat kegiatan, seperti perayaan hari besar, dan diskusi agama. Masjid dulu juga menjadi tempat aktivitas sosial kemasyarakatan dan kemiliteran.

Berikut daftar masjid tertua di dunia :


Masjid Quba (622 Masehi)
Masjid yang terletak di Madinah, Arab Saudi ini merupakan yang pertama kali dibangun oleh Rasulullah SAW saat pertama kali hijrah dari Mekkah. Saat ini, masjid dengan enam kubah dan empat menara tersebut terintegrasi dengan berbagai fasilitas, seperti perumahan, perkantoran, pertokoan, dan perpustakaan. Dan renovasi besar-besaran yang dilakukan di akhir abad ke-20 tersebut, membuat Masjid Quba memiliki enam pintu masuk tambahan di gerbang utara, timur, dan barat.


Masjid Nabawi (622 Masehi)
Masjid tertua kedua ini kemungkinan termasuk dalam deretan masjid terindah di dunia. Masjid tempat dimakamkannya Nabi Muhammad SAW, Khalifah Abu Bakar Ashshidiq, dan Khalifah Ummar bin Khathab ini juga merupakan masjid terbesar di dunia. Saat pertama kali dibangun, juga pada 622 Masehi, masjid ini hanya berukuran 30 meter × 35 meter, dengan tinggi dua meter. Akan tetapi saat ini ukurannya 100 kali lipat lebih besar, sehingga mampu menampung lebih dari 500.000 jemaah.


Masjid Qiblatain (623 Masehi)
Masjid dengan sebutan ‘Masjid Dua Kiblat’ ini merupakan masjid tertua ketiga di dunia yang dibangun pada 623 Masehi. Masjid yang saat ini berkapasitas 2.000 jemaah itu, awalnya berkiblat ke arah Jerussalem. Setelah Rasulullah SAW mendapat perintah Allah untuk memindahkan arah kiblat menghadap ke arah Mekkah, maka kiblat ke Jerussalem ditiadakan.

Masjid Jumat Kilakarai (628 Masehi)
Masjid tertua keempat ini dibangun oleh para pedagang Yaman di India atas perintah Gubernur Yaman, Bazan ibnu Sasan setelah mengakui keislamannya pada 628 Masehi. Masjid tertua di India ini kemudian dibangun kembali pada abad ke-11 masehi.



Masjid Jawatha (629 Masehi)
Masjid tertua kelima ini dibangun tujuh tahun setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Terletak di Desa Al-Kilabiyah, yang berjarak 12 kilometer sebelah timur laut Hofuf, Al-Ahsa, Arab Saudi. Saat ini, yang tersisa dari bangunan tersebut hanyalah reruntuhan, tetapi umat Islam terkadang terlihat masih beribadah disana.
Read more...
separador

Putri kesayangan Nabi Muhammad SAW


Putri kesayangan Nabi Muhammad SAW yang diakui Rasulullah sebagai bagian dari hatinya, Fatimah-yang dijuluki “Az-Zahra” (keindahan yang berseri-seri) karena kecantikan, kesalehan, dan karakter kebangsawanannya-disebutkan akan menjadi pemimpin para perempuan di surga.

Nabi Muhammad SAW memiliki enam orang anak (dua putra dan empat putri) dari istri pertamanya Khadijah. Kedua putranya adalah Al-Qasim dan Abdullah yang meninggal dunia saat masih bayi. Keempat putrinya adalah Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, dan Fatimah. Keempat putri Rasulullah itu hidup, tumbuh besar, menikah dan menjadi teladan-teladan bersinar dari kesalehan dan kebaikan Islam.


Zainab lahir saat Rasulullah berusia tiga puluh satu tahun dan menikahi Abul Ash, seorang warga terhormat Makkah dan memiliki tiga anak. Zainab meninggal dunia pada usia tiga puluh satu tahun-akibat luka yang dideritanya saat hijrah dari Makkah ke Madinah. Putri kedua Rasulullah, Ruqayyah, lahir ketika ayahnya berusia tiga puluh tiga tahun, serta dikenal sangat cantik dan cerdas. Ketika dewasa, semua pemimpin terkemuka Makkah berlomba-lomba untuk menjadikannya sebagai menantu, tetapi Rasulullah menikahkannya dengan Utba bin Abu Lahab.

Namun, setelah Rasulullah diangkat sebagai nabi, Abu Lahab menjadi musuh beliau yang paling getol dan memerintahkan putranya untuk menceraikan Ruqayyah. Dia kemudian menikah dengan Usman bin Affan, seorang pengusaha kaya yang sangat dihormati dari klan Bani Umayyah, yang nantinya menjadi khalifah Islam ketiga. Ruqayyah melahirkan seorang putra bernama Abdullah yang meninggal di usia enam tahun. Tak lama kemudian, Ruqayyah meninggal dunia pada usia 23 tahun.

Putri ketiga Rasulullah, Ummu Kultsum, lahir ketika beliau berusia tiga puluh depan tahun. Pada usia 25 tahun, Ummu Kultsum menikahi Usman setelah Ruqayyah wafat. Setelah hampir tujuh tahun pernikahannya yang bahagia, dia meninggal dunia pada usia tiga puluh dua tahun dan tidak memiliki anak. Dari semua anak Rasulullah, Fatimah ditakdirkan meninggalkan jejaknya dalam sejarah Islam. Tidak heran nama dan ketenarannya terus bergema di seantero dunia Islam sampai hari ini.

Fatimah dilahirkan di Makkah saat ayahnya menginjak usia akhir tiga puluhan. Julukan “Az-Zahra” (keindahan yang berseri-seri) dianugrahkan kepadanya karena kecantikannya yang luar biasa, kesalehan pribadinya, dan karakter kebangsawanannya. Setahun setelah kelahirannya, ayah tercintanya mengawali misi kenabian dan segera menciptakan pergesekan antara beliau dan para pemuka sukunya. Meskipun istrinya Khadijah dan ketiga putri tertuanya memeluk Islam begitu beliau mengumumkan misinya, kala itu Fatimah masih terlalu muda untuk memahami dan menghargai kebenaran sejati Islam dan dampak Islam terhadap keluarganya.

Yang tadinya dikenal sebagai “Al-Amin” (yang dipercayai) dan “Ash-Shidiq” (yang benar) dari Makkah, kini tiba-tiba menjadi musuh masyarakat nomor satu. Mengapa? Karena Rasulullah menyatakan bahwa tidak ada yang patut disembah kecuali Allah (La ilaha illa Allah). Para pemimpin Makkah termasuk paman Rasulullah Abu Lahab tidak dapat mencapai kata mufakat dengan pesan Islam yang universal dan menjunjung tinggi persamaan seperti yang Rasulullah dakwahkan. Melampaui kategori politik, sosial, ekonomi, dan kesukuan sehingga menghubungkan semua orang-terlepas dari ras dan latar belakang budaya mereka-pada satu golongan universal bernama Islam.

Fatimah dibesarkan di bawah asuhan hangat dan penuh cinta kedua orangtuanya, meskipun pesan Rasulullah mengakibatkan kekacauan dan pergolakan sosial-politik di Makkah. Karenanya ini menjadi masa ujian yang sangat berat bagi Rasulullah dan keluarganya. Toh mereka bertahan dari kekejaman dan kebiadaban musuh mereka dengan cara menahan diri dan ketabahan yang luar biasa.

Ketika semua usaha untuk membujuk Rasulullah untuk berhenti menyebarkan Islam tak berhasil, pihak Makkah menjatuhkan blokade politik dan ekonomi selama tiga tahun (syi’ib abi thalib) kepada seluruh anggota keluarga Rasulullah. Boikot tidak manusiawi ini tidak hanya mengakibatkan penderitaan dan kesulitan luar biasa terhadap Rasulullah dan anggota keluarga besarnya, tetapi juga menjadi hukuman kolektif bagi semua yang beriman. Sedemikian beratnya boikot iti sampai-sampai Rasulullah dan keluarganya tidak mampu memnuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan air. Bahkan dengan standar suku Makkah, perlakuan ini luar biasa keras dan sangat mempengaruhi anak-anak dan bayi.

Fatimah muda pun menderita gizi buruk yang membuatnya sangat lemah dan rapuh. Akibatnya, dia didera beragam masalah kesehatan serius, termasuk kelelahan akut walaupun hanya menjalani aktivitas fisik ringan seperti memasak, menggiling gandum, dan mengumpulkan air dari sumur. Ketika boikot tiga tahun tidak juga menghentikan misi yang dilakukan Rasulullah, pihak Makkah akhirnya mengalah dan menghentikan boikot itu.

Namun, bagi Fatimah muda, kebahagiaan itu sangat singkat ketika ibu tercinta, Khadijah, meninggal dunia tidak lama setelah itu. Sebuah pukulah menyedihkan bagi Rasulullah dan anak-anaknya. Khadijah tidak hanya menjadi istri teladan bagi suaminya, tetapi juga dihormati di seluruh Makkah karena karakter, kemuliaan, dan kecerdasannya. Di atas segalanya, dia seorang ibu yang mengasihi anak-anaknya. Kematiannya menyebabkan Fatimah muda kehilangan cinta, pengasuhan, dan kasih sayang seorang ibu yang sangat dia butuhkan.

Lebih tragis lagi, Rasulullah juga kehilangan pamannya, Abu Thalib, (pendukung dan dermawan terbesar) pada periode “tahun kesedihan” itu. Meski istri dan pamannya telah tiada, Rasulullah tetap tegar dan tabah. Dia berusaha sekuat tenaga memastikan bahwa putri tercintanya menerima perawatan dan perhatian yang tepat. Tiga tahun kemudian, pada tahun 622, Rasulullah hijrah dari Makkah ke Madinah dan Fatimah-yang baru berusia empat belas tahun-ikut dengan beliau.

Fatimah tumbuh besar di Madinah di bawah asuhan dan pengawasan langsung dari ayahnya. Selama periode ini, dia mempelajari Al-Quran dari Rasulullah, dan mulai menerapkan Islam dengan cara yang sama seperti ayahnya. Menurut Aisyah, tak ada yang mengabdikan dan mendedikasikan dirinya kepada islam melebihi Fatimah. Kualitas kebenaran, ketulusan, kesalehan, dan kedermawanannya membuatnya sangat terkenal di kalangan sahabat dan kerabatnya.

Pada tahun kedua hijriah, Fatimah berperan aktif dalam perang Badar dengan mengobati prajurit-prajurit yang sakit dan terluka. Tindakannya yang patut diteladani ini semakin meningkatkan reputasinya. Karenanya, dia dikenal di Madinah sebagai wanita muda yang penuh perhatian, cerdas, dan pengertian.

Karena paras cantiknya dan salah satu putri Rasulullah yang paling beliau cintai, banyak sahabat terkemuka beliau yang mencoba meminangnya. Namun Rasulullah selalu bungkam dalam hal ini. ketika Ali-keponakan Rasulullah dan bocah pertama yang memeluk Islam-mendekati Rasulullah untuk meminang Fatimah, beliau berkonsultasi lebih dulu dengan Fatimah dan kemudian menikahkannya dengan Ali.

Setelah upacara pernikahannya yang sederhana, Fatimah pindah ke rumah suaminya ketika dia berusia sekitar enam belas tahun. Rumah Ali jauh dari kemewahan. Seperti Rasulullah, Ali hidup dengan sangat sederhana. Isi rumahnya hanya terdiri dari sebuah tempat tidur sederhana, bantal yang diisi dengan daun kurma kering, satu piring, satu gelas, wadah air kulit, dan sebuah batu untuk menggiling tepung. Itulah harta yang Fatimah miliki di rumahnya.

Mengikuti jejak ayah dan suaminya, Fatimah menjalani kehidupan yang sangat sederhana, jauh dari kekayaan, kemewahan, dan harta benda duniawi. Dia menjaga kebersihan rumahnya, memasak santapan seperti biasanya, dan melakukan sendiri tugas-tugas rumah tangganya. Sepanjang kehidupan pernikahannya, dia selalu menjaga tugas-tugasnya sebagai seorang istri dan mempertahankan gaya hidup yang bermartabat, utamanya berfokus pada usaha membahagiakan Allah dan menggapai cintaNya.

Fakta bahwa Fatimah putri kesayangan Rasulullah sudah tidak diragukan lagi. Beliau mencintai putrinya itu melebihi orang lain sampai-sampai setiap kali pulang dari satu perjalanan, Rasulullah terbiasa mengunjungi Fatimah lebih dulu. Begitu pula Fatimah yang begitu mencintai ayahnya. Setiap ayahnya berkunjung, dia selalu menyambutnya dengan senyum lebar dan ciuman pada dahi ayahnya. Bila melihat ayah tercintanya, Fatimah akan merasa suka cita dan bahagia.

Fatimah memiliki banyak kemiripan dengan Rasulullah, baik fisik, tingkah laku, maupun perangainya. Pada satu kesempatan, beliau menjawab satu pertanyaan bahwa Fatimah adalah orang yang paling dicintainya. Beliau akan menjadi gelisah dan tidak bahagia bila mendengar Fatimah sakit atau menderita. Wajah beliaupun biasanya berubah seketika. Fatimah adalah bagian dari hati beliau.

Satu kali, Rasulullah pernah ditanya tentang siapa yang paling beliau sukai, Fatimah atau Ali. Beliau menjawab bahwa dirinya lebih mencintai Fatimah daripada Ali. Namun, beliau menambahkan bahwa Ali lebih sayang kepada beliau ketimbang Fatimah.

Fatimah memberikan lima orang anak kepada Ali, tiga putra dan dua putri. Putra sulung adalah Hasan, diikuti Husain, dan Muhsin (meninggal dunia saat masih bayi). Kedua putri mereka adalah Zainab yang dinikahi Abdullah bin Ja’far, keponakan Ali) dan Ummu Kultsum yang dipersunting Umar bin Khattab. Melalui putra-putrinya, keturunan Fatimah bertambah banyak dan menyebar ke seluruh dunia Islam.

Fatimah merupakan sosok wanita dalam Islam yang memiliki kualitas sebagai seorang putri muslim yang sempurna, istri yang setia kepada suaminya, dan ibu teladan bagi putra-putrinya. Sepanjang sejarah islam, wanita muslim dari semua corak dan warna meneladani kehidupannya dan menjadikannya sebagai inspirasi dan bimbingan.

Fatimah meninggal dunia enam bulan setelah kematian ayahnya pada usia sekitar 27 tahun. Sesuai keinginannya, ia dimakamkan pada malam hari oleh suaminya dan dua wanita muslim lainnya di Jannat al-Baqi, salah satu pemakaman paling terkenal di Madinah. Keagungan wanita ini diungkapkan oleh Rasulullah, “Suatu hari malaikat datang dan menceritakan kabar gembira bahwa Fatimah akan menjadi pemimpin para perempuan di surga.”


sumber : http://iamproudtobemuslim.wordpress.com/2013/06/23/fatimah-az-zahra/
Read more...
separador

Sang Penakluk Konstantinopel Muhammad Al-Fatih


Kalau ada sosok yang ditunggu-tunggu kedatangannya sepanjang sejarah Islam, dimana setiap orang ingin menjadi sosok itu, maka dialah sang penakluk Konstantinopel. Bahkan para shahabat Nabi sendiri pun berebutan ingin menjadi orang yang diceritakan Nabi SAW dalam sabdanya. Betapa tidak, beliau Nabi SAW memang betul-betul memuji sosok itu.

Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335].

Dari Abu Qubail berkata: Ketika kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu; Konstantinopel atau Rumiyah (Roma)? Abdullah meminta kotak dengan lingkaran-lingkaran miliknya. Kemudian dia mengeluarkan kitab. Abdullah berkata: Ketika kita sedang menulis di sekitar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau ditanya: Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Rumiyah/Roma? Rasul menjawab, “Kota Heraklius dibuka lebih dahulu.” Yaitu: Konstantinopel. (HR. Ahmad, ad-Darimi, Ibnu Abi Syaibah dan al-Hakim)
Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim. Adz-Dzahabi sepakat dengan al-Hakim. Sementara Abdul Ghani al-Maqdisi berkata: Hadits ini hasan sanadnya.

Delapan abad setelah RAsulullah SAW berkata demikian. Apa yang beliau kabarkan benar-benar menjadi kenyataan. Benteng Konstantinopel yang terkenal kuat dan tangguh itu akhirnya takluk di tangan kaum muslimin. Para Ulama diantaranya Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah menyebutkan, “Diantara Dalaa’il Nubuwwah atau tanda-tanda kenabian nabi Muhammad SAW adalah sabda beliau yang menceritakan kejadian-kejadian yang akan terjadi di masa depan”.
Berikut merupakan kisah sejarah tentang umat islam yang jauh sebelumnya telah dijanjikan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Dan terbukti setelah delapan abad kenudian, inilah salah satu mukjizat Rasulullah SAW.
Ada dua kota yang disebut dalam nubuwwat Nabi dalam hadits tersebut :

1.    Konstantinopel

Kota yang hari ini dikenal dengan nama Istambul, Turki, dulunya berada dibawah kekuasaan Byzantium yang beragama Kristen Ortodoks. Tahun 857 H / 1453 M, kota dengan benteng legendaris tak tertembus akhirnya runtuh di tangan Sultan Muhammad al-Fatih, sultan ke-7 Turki Utsmani. Konstantinopel, adalah salah satu bandar terkenal di dunia. Semenjak kota ini didirikan oleh maharaja Byzantium yakni Constantine I, ia sudah menyita perhatian masyarakat dunia saat itu selain karena faktor wilayahnya yang luas, besar bangunannya, kemegahan dan keindahan arsitekturnya, Konstantinopel juga memiliki kedudukan yang strategis.

Hal ini yang membuatnya juga mempunyai tempat istimewa ketika umat Islam memulai perkembangannya di masa Kekaisaran Byzantium. Rasulullah SAW memberikan kabar gembira tentang penguasaan kota ini ke tangan umat Islam, seperti dinyatakan oleh beliau dalam hadistnya. Dibalik kemegahan Kota ini, Konstantinopel juga dikenal memiliki pertahanan militer yang terkenal kuat. Benteng raksasa yang berdiri kokoh, disertai para prajurit yang siap dengan berbagai macam senjatanya, selalu siap menyambut setiap pasukan yang hendak menyerang benteng ini. Tidak ketinggalan, galian parit yang besar membentang mengitari benteng ini, semakin menambah kesan bahwa kota ini mustahil ditaklukkan. Cukuplah kegagalan-kegagalan ekspedisi jihad umat Islam sebelumnya untuk menguasai kota ini, sebagai bukti akan ketangguhan pertahanannya.

2.    Rumiyah / Roma
Dalam kitab Mu’jam al-Buldan dijelaskan bahwa Rumiyah yang dimaksud adalah ibukota Italia hari, yaitu Roma. Konstantinopel telah dibuka (ditaklukkkan umat Islam) delapan abad setelah Rsulullah menjanjikan nubuwwat tersebut. Tetapi Roma, hingga hari ini belum kunjung terlihat bisa dibuka oleh umat Islam. Ini menguatkan pernyataan Nabi dalam hadits di atas, bahwa kaum muslim akan membuka Konstantinopel lebih dulu, baru Roma.

Sejak Rasulullah masih hidup, beliau sudah berupaya menjadikan penguasa Konstantinopel memeluk Islam. Selembar surat ajakan masuk Islam dari Nabi SAW telah diterima Kaisar Heraklius di kota ini.
Dari Muhammad utusan Allah kepada Heraklius raja Romawi.

Bismillaahirrahmaanirrahiim, salamun ‘ala manittaba’al-huda, Amma ba’du.
“Sesungguhnya aku mengajak Anda untuk memeluk agama Islam. Masuk Islamlah Anda akan akan selamat dan Allah akan memberikan Anda dua pahala. Tapi kalau Anda menolak, Anda harus menanggung dosa orang-orang Aritsiyyin”.

Dikabarkan bahwa saat menerima surat ajakan masuk Islam itu, kaisar Heraklius cukup menghormati dan membalas dengan mengirim hadiah penghormatan. Namun dia mengakui bahwa dirinya belum siap untuk memeluk Islam.

Kota Benteng
http://www.novaroma.org/vici/images/thumb/800px-MapEWRomanEmpire.jpg





Kekaisaran Romawi terpecah dua, Romawi Barat / khatolik Roma di Vatikan dan Romawi Timur / Yunani Orthodoks di Byzantium (Konstantinopel). Perpecahan tersebut sebagai buntut dari konflik gereja meskipun dunia masih tetap mengakui keduanya sebagai pusat peradaban kristen. Constantine The Great memilih kota di selat Bosphorus tersebut sebagai ibukota, dengan alasan strategis karena berada di perbatasan Eropa dan Asia, baik di darat karena dilalui Jalur Sutera maupun di laut karena berada diantara Laut Tengah dengan Laut Hitam dan dianggap sebagai titik terbaik sebagai pusat kebudayaan dunia, setidaknya pada kondisi geopolitik saat itu.

Banyak bangsa mengincar kota ini untuk dikuasai diantaranya bangsa Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazah, Arab-Muslim dan Pasukan Salib meskipun misi awalnya adalah menguasai Jerusalem. Arab-Muslim terdorong ingin menguasai Byzantium tidak hanya karena nilai strategisnya, tapi juga atas kepercayaan kepada ramalan Rasulullah SAW melalui riwayat Hadits di atas. Sayangnya, prestasi yang satu itu, yaitu menaklukkan kota kebanggaan bangsa Romawi, Konstantinopel, tidak pernah ada yang mampu melakukannya. Tidak dari kalangan sahabat, tidak juga dari kalangan tabi`in, tidak juga dari kalangan khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyah. Di masa sahabat, memang pasukan muslim sudah sangat dekat dengan kota itu, bahkan salah satu anggota pasukannya dikuburkan di seberang pantainya, yaitu Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahuanhu. Tetapi tetap saja kota itu belum pernah jatuh ke tangan umat Islam sampai 800 tahun lamanya.

Konstantinopel merupakan salah satu kota terpenting di dunia, kota yang sekaligus benteng ini dibangun pada tahun 330 M oleh Kaisar Byzantium yaitu Constantine I. Konstantinopel dikelilingi lautan dari tiga sisi sekaligus, yaitu selat Bosphorus, Laut Marmarah dan Tanduk Emas (golden horn) yang dijaga dengan rantai yang sangat besar, hingga tidak memungkinkan untuk masuknya kapal musuh ke dalamnya. Di samping itu, dari daratan juga dijaga dengan pagar-pagar sangat kokoh yang terbentang dari laut Marmarah sampai Tanduk Emas. Memiliki satu menara dengan ketinggian 60 kaki, benteng-benteng tinggi yang pagar bagian luarnya saja memiliki ketinggian 25 kaki, selain tower-tower pemantau yang terpencar dan dipenuhi tentara pengawas. Dari segi kekuatan militer, kota ini dianggap sebagai kota yang paling aman dan terlindungi, karena di dalamnya ada pagar-pagar pengaman, benteng-benteng yang kuat dan perlindungan secara alami. Dengan demikian, maka sangat sulit untuk bisa diserang apalagi ditaklukkan. Kedudukan Konstantinopel yang strategis diillustrasikan oleh Napoleon Bonaparte; “…..kalaulah dunia ini sebuah negara, maka Konstantinopel inilah yang paling layak menjadi ibukota negaranya!“.

Biografi Singkat Muhammad Al-Fatih




Sultan Mehmed II (Sultan Muhammad II)atau juga dikenal sebagai Muhammad Al-Fatih (bahasa Turki Ottoman: م *مد ثانى Mehmed-i sānī, bahasa Turki: II. Mehmet, juga dikenal sebagai el-Fatih ( الفات *), “sang Penakluk”, dalam bahasa Turki Usmani, atau, Fatih Sultan Mehmet dalam bahasa Turki; dilahirkan pada 29 Maret 1432 Masehi di Andrianapolis (perbatasan Turki-Bulgaria). Ayah beliau, Sultan Murad II benar-benar mendidik beliau agar menjadi seorang pemimpin kuat yang saleh. Ayahnya juga melatih dan mendidik anaknya itu dari segala bidang. Dalam kesatriaan, beliau dilatih seni berpedang, memanah, dan keterampilan mengendarai kuda. Tidak kalah penting, dalam bidang keagamaan, ayah beliau mendatangkan beberapa ulama pilihan di zamannya untuk mendidik agama beliau. Muhammad Al-Fatih mewarisi sikap pemberani dan tidak mudah putus asa dari ayahnya. Beliau mempelajari ilmu perang, strategi pertempuran, teknik mengepung kota dan beberapa wawasan kemiliteran lainnya. Muhammad Al-Fatih juga gemar mempelajari sejarah Islam, kisah sejarah yang dipenuhi dengan kisah-kisah kepahlawanan dan kesatriaan para pahlawan Islam. Hal-hal yang kelak mendukung langkah beliau dalam pertempuran untuk menaklukkan benteng Konstantinopel.

Muhammad Al-Fatih tumbuh menjadi seorang pemuda yang perkasa dan saleh dibawah didikan ayah dan guru-gurunya. Tinggi badannya sedang-sedang saja, namun anggota tubuh beliau menceritakan keperkasaannya. Muhammad Al-Fatih sangat mahir mengendarai kuda dan pandai memainkan senjata. Beliau dikenal sebagai sosok yang pemberani, adil, zuhud dan wara’ terhadap dunia, serta memiliki pandangan kedepan yang tajam. Muhammad Al-Fatih merupakan seorang negarawan yang ulung dan panglima tentara agung yang memimpin sendiri 25 peperangan. Di dalam bidang akademik beliau adalah seorang cendekiawan ulung di zamannya yang fasih berbicara dalam 7 bahasa yaitu bahasa Arab, latin, Yunani, Serbia, Turki, Persia, dan Israel. Beliau tidak pernah meninggalkan sholat fardu, sholat sunnat rawatib, dan sholat tahajud sejak baligh. Beliau menaiki takhta pada usia 19 tahun dan memerintah selama 30 tahun (1451-1481). Kontastinopel takluk ditangannya saat beliau berusia 21 tahu. Subhanallah……
Usaha Penyerangan Konstantinopel

Usaha pertama untuk menaklukkan Konstantinopel dilakukan pada tahun 34 H / 654 M pada masa pemerintahan Ustman bin Affan. Beliau mengirimkan Muawiyah bin Abu Sofyan dengan pasukan yang besar untuk mengepung dan menaklukkannya. Tetapi mereka pulang dengan tangan hampa disebabkan oleh kokohnya pertahanan Konstantinopel.

Generasi berikutnya baik dari Bani Umayyah maupun kekhalifahan Abbasiyah hingga zaman Turki Ustmani di masa Sultan Murad II juga gagal menaklukkan konstantinopel. Salah satu peperangan Murad II adalah melawan Vlad Dracul, seorang tokoh Crussader yang bengis dan sadis yang telah membunuh ratusan ribu muslimin (Dracula karya Bram Stoker terinspirasi dari tokoh ini). Selama 800 tahun kegagalan selalu terjadi hinggan anak Sultan Murad II yaitu Muhammad Al-Fatih (Muhammad II) naik tahta Turki Utsmani. Sejak Sultan Murad I Turki Utsmani dibangun dengan kemiliteran yang canggih, salah satunya adalah dengan dibentuknya pasukan khusus yang disebut dengan Yanisari / Janissari. Dengan pasukan militernya mereka menguasai sekeliling Byzantium hingga Constantine XI merasa terancam . Constantine pun meminta bantuan ke Roma, namun konflik gereja yang terjadi tidak bisa banyak membantu.

Hari Jumat, 6 April 1453 M, Muhammad II bersama gurunya Syaikh Aaq Syamsudin, beserta tangan kanannya Halil Pasha dan Zaghanos Pasha merencanakan penyerangan ke Konstantinopel dari berbagai penjuru benteng kota tersebut. Dengan berbekal 150.000 ribu pasukan dan meriam -teknologi baru pada saat itu- Muhammad II mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk islam atau menyerahkan penguasaan kota secara damai dan membayar upeti atau pilihan terakhir yaitu perang. Constantine menjawab bahwa dia tetap akan mempertahankan kota dengan dibantu Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovani Giustiniani dari Genoa.

Kota dengan benteng >10m tersebut memang sulit ditembus, selain di sisi luar benteng pun dilindungi oleh parit 7m. Dari sebelah barat pasukan artileri harus membobol benteng dua lapis, dari arah selatan Laut Marmara pasukan laut Turki harus berhadapan dengan pelaut Genoa pimpinan Giustiniani dan dari arah timur armada laut harus masuk ke selat sempit Golden Horn yang sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa lewat.

Berhari-hari hingga berminggu-mingu benteng Byzantium tak bisa jebol, kalaupun runtuh membuat celah maka pasukan Constantine langsung mempertahankan celah tsb dan cepat menutupnya kembali. Usaha lain pun dicoba dengan menggali terowongan di bawah benteng, cukup menimbulkan kepanikan kota, namun juga gagal. Hingga akhirnya sebuah ide yang terdengar bodoh dilakukan hanya dalam waktu semalam. Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui Teluk Golden Horn yang sudah dirantai. Ide tersebut akhirnya dilakukan, yaitu dengan memindahkan kapal-kapal melalui darat untuk menghindari rantai penghalang, hanya dalam semalam dan 70-an kapal bisa memasuki wilayah Teluk Golden Horn (ini adalah ide ”tergila” pada masa itu namun Taktik ini diakui sebagai antara taktik peperangan (warfare strategy) yang terbaik di dunia oleh para sejarawan Barat sendiri).

29 Mei 1453 M, setelah sehari istirahat perang, pasukan Turki Utsmani dibawah komando Muhammad Al-Fatih kembali menyerang total, diiringi hujan dengan tiga lapis pasukan, irregular dilapis pertama, Anatolian army dilapis kedua dan terakhir pasukan elit Yanisari. Giustiniani sudah menyarankan Constantine untuk mundur atau menyerah tapi Constantine tetap konsisten hingga gugur di peperangan. Kabarnya Constantine melepas baju perang kerajaannya dan bertempur bersama pasukan biasa hingga tak pernah ditemukan jasadnya.

Giustiniani sendiri meninggalkan kota dengan pasukan Genoa-nya. Kardinal Isidor sendiri lolos dengan menyamar sebagai budak melalui Galata, dan Pangeran Orkhan gugur di peperangan.
Konstantinopel telah jatuh, penduduk kota berbondong-bondong berkumpul di Hagia Sophia/ Aya Sofia, dan Sultan Muhammad II memberi perlindungan kepada semua penduduk, siapapun, baik Yahudi maupun Kristen karena mereka (penduduk) termasuk non muslim dzimmy (kafir yang harus dilindungi karena membayar jizyah/pajak), muahad (yang terikat perjanjian), dan musta’man(yang dilindungi seperti pedagang antar negara) bukan non muslim harbi (kafir yang harus diperangi).

Konstantinopel diubah namanya menjadi Istambul. Hagia Sophia pun akhirnya dijadikan masjid dan gereja-gereja lain tetap sebagaimana fungsinya bagi penganutnya. Toleransi tetap ditegakkan, siapa pun boleh tinggal dan mencari nafkah di kota tersebut. Sultan kemudian membangun kembali kota, membangun sekolah gratis, siapapun boleh belajar, tak ada perbedaan terhadap agama, membangun pasar, membangun perumahan, membangun rumah sakit, bahkan rumah diberikan gratis bagi pendatang di kota itu dan mencari nafkah di sana. Dan kini Hagia Sophia sudah berubah menjadi museum.
Read more...
separador

Sultan Salahudin dan kemenangan Islam di Perang Salib tahun 1187


Saat Salahudin berkuasa, perang salib sedang berjalan dalam fase kedua dengan dikuasainya Yerussalem oleh pasukan Salib. Namun pasukan Salib tidak mampu menaklukan Damaskus dan Kairo. Saat itu terjadi gencatan senjata antara Salahudin dengan Raja Yerussalem dari pasukan Salib, Guy de Lusignan. Perang salib yang disebut-sebut sebagai fase ketiga dipicu oleh penyerangan pasukan Salib terhadap rombongan peziarah muslim dari Damaskus. Penyerangan ini dipimpin oleh Reginald de Chattilon penguasa kastil di Kerak yang merupakan bagian dari Kerajaan Yerussalem. Seluruh rombongan kafilah ini dibantai termasuk saudara perempuan Salahudin. Insiden ini menghancurkan kesepakatan gencatan senjata antara Damaskus dan Yerussalem. Maret 1187 setelah bulan suci Ramadhan, Salahudin menyerukan Jihad Qittal. Pasukan muslimin bergerak menaklukan benteng-benteng pasukan Salib. Puncak kegemilangan Salahudin terjadi di Perang Hattin. Perang Hattin terjadi di bulan Juli yang kering. Pasukan muslim dengan jumlah 25000 orang mengepung tentara salib didaerah Hattin yang menyerupai tanduk. Pasukan muslim terdiri atas 12000 orang pasukan berkuda (kavaleri) sisanya adalah pasukan jalan kaki (infanteri)./

Kavaleri pasukan muslim menunggangi kuda yaman yang gesit dengan pakaian dari katun ringan (kazaghand) untuk meminimalisir panas terik di padang pasir. Mereka terorganisir dengan baik, berkomunikasi dengan bahasa arab. Pasukan dibagi menjadi beberapa skuadron kecil dengan menggunakan taktik hit and run. Pasukan salib terdiri atas tiga bagian. Bagian depan pasukan adalah pasukan Hospitaler, bagian tengah adalah batalyon kerajaan yang dipimpin Guy de Lusignan yang juga membawa Salib besar sebagai lambang kerajaan. Bagian belakang adalah pasukan ordo Knight Templar yang dipimpin Balian dari Ibelin. Bahasa yang mereka gunakan bercampur antara bahasa Inggris, Perancis dan beberapa bahasa eropa lainnya. 

Seperti umumnya tentara Eropa mereka menggunakan baju zirah dari besi yang berat, yang sebetulnya tidak cocok digunakan di perang padang pasir. Salahudin memanfaatkan celah-celah ini. Malam harinya pasukan muslimin membakar rumput kering disekeliling pasukan Salib yang sudah sangat kepanasan dan kehausan. Besok paginya Salahudin membagikan anak panah tambahan pada pasukan kavalerinya untuk membabat habis kuda tunggangan musuh. Tanpa kuda dan payah kepanasan, pasukan salib menjadi jauh berkurang kekuatannya.

Saat peperangan berlangsung dengan kondisi suhu yang panas hampir semua pasukan salib tewas. Raja Yerussalem Guy de Lusignan berhasil ditawan sedangkan Reginald de Chattilon yang pernah membantai khalifah kaum muslimin langsung dipancung. Kepada Raja Guy, Salahudin memperlakukan dengan baik dan dibebaskan dengan tebusan beberapa tahun kemudian. 
Menuju YerussalemDari Hattin, Salahudin bergerak menuju kota-kota Acre, Beirut dan Sidon untuk dibebaskan. Selanjutnya Salahudin bergerak menuju Yerussalem. Dalam pembebasan kota-kota ataupun benteng Salahudin selalu mengutamakan jalur diplomasi dan penyerahan daripada langsung melakukan penyerbuan militer. Pasukan Salahudin mengepung Kota Yerussalem , pasukan salib di Yerussalem dipimpin oleh Balian dari Obelin. Empat hari kemudian Salahudin menerima penawaran menyerah dari Balian. Yerussalem diserahkan ketangan kaum muslimin. Salahuddin menjamin kebebasan dan keamanan kaum Kristen dan Yahudi. Fragmen ini di abadikan dalam film “Kingdom Of Heaven” besutan sutradara Ridley Scott. Tanggal 27 Rajab 583 Hijriyah atau bertepatan dengan Isra Mi’raj Rasulullah SAW, Salahudin memasuki kota Yerussalem. 

Ada suatu percakapan dalam film Kingdom Of Heaven yang menarik bagi penulis, yang kurang lebih seperti ini : Balian : ”Saya serahkan kunci kota Yerussalem kepada anda, tapi anda harus dapat bisa menjamin keselamatan kami, orang-orang non-muslim” Salahudin: ”Saya akan jamin keselamatan anda” Balian : ” Apa yang dapat menjamin kami bahwa anda akan menepati janji anda ?” (Balian masih ingat saat-saat Yerussalem jatuh ke tangan pasukan Salib, banyak penduduk sipil muslim yang dibantai sampai kota Yerussalem sesak oleh mayat, dan Balian khawatir Salahudin melakukan hal yang sama ) Salahudin : ” (diam sejenak..menatap tajam Balian) Saya akan menepati janji, Insya Allah ..saya adalah Salahudin saya bukan seperti orang-orang anda”.

Di Yerussalem, Salahudin kembali menampilkan kebijakan dan sikap yang adil sebagai pemimpin yang shalih. Mesjid Al-Aqsa dan Mesjid Umar bin Khattab dibersihkan tetapi untuk Gereja Makam Suci tetap dibuka serta umat Kristiani diberikan kebebasan untuk beribadah didalamnya. Salahudin berkata :” Muslim yang baik harus memuliakan tempat ibadah agama lain”. Sangat kontras dengan yang dilakukan para pasukan Salib di awal penaklukan kota Yerussalem (awal perang salib), sejarah mencatat kota Yerussalem digenangi darah dan mayat dari penduduk muslimin yang dibantai. Sikap Salahudin yang pemaaf dan murah hati disertai ketegasan adalah contoh kebaikan bagi seluruh alam yang diperintahkan ajaran Islam. Salahudin Al-Ayubi tidak tinggal di istana megah. Ia justru tinggal di mesjid kecil bernama Al-Khanagah di Dolorossa. Ruangan yang dimilikinya luasnya hanya bisa menampung kurang dari 6 orang.Walaupun sebagai raja besar dan pemenang perang, Salahudin sangat menjunjung tinggi kesederhanaan dan menjauhi kemewahan serta korupsi.

Salahudin berhasil mempertahankan Yerussalem dari serangan musuh besarnya Richard The Lion Heart, Raja Inggris. Richard menyerang dan mengepung Yerussalem Desember 1191 dan Juli 1192. Namun penyerangan-penyerangannya dapat digagalkan oleh Salahudin. Kepada musuhnya pun Salahudin berlaku penuh murah hati. Saat Richard sakit dan terluka, Salahudin menghentikan pertempuran serta mengirimkan hadiah serta tim pengobatan kepada Richard. Richard pun kembali ke Inggris tanpa berhasil mengalahkan Salahudin.

Sepanjang sejarah Yerussalem sebagai kota suci bagi tiga agama, sejak ditaklukan Salahudin, Yerussalem belum pernah jatuh ketangan pihak lain. Baru setelah Perang Dunia I, Yerussalem jatuh ketangan Inggris yang kemudian diserahkan ke tangan Israel. Semasa hidupnya Salahudin lebih banyak tinggal di barak militer bersama para prajuritnya dibandingkan hidup dalam lingkungan istana. Salahudin wafat 4 Maret 1193 di Damaskus. Para pengurus jenazah sempat terkaget-kaget karena ternyata Salahudin tidak memiliki harta. Ia hanya memiliki selembar kain kafan yang selalu di bawanya dalam setiap perjalanan dan uang senilai 66 dirham nasirian (mata uang Suriah waktu itu). Sampai sekarang Salahudin Al-Ayubi tetap dikenang sebagai pahlawan besar yang penuh sikap murah hati.
Read more...
separador

KISAH SEORANG MUALLAF


Read more...
separador

SEJARAH SYEH SITI JENAR


Oleh: KH.Shohibul Faroji Al-Robbani





















sumber : http://pengumpulhikmah.blogspot.com
Read more...
separador

Misteri Adolf Hitler Yang Muallaf dan Mati di Indonesia


Dari sekian banyak informasi yang ada tentang kematian Hitler, tidak ada satupun yang dapat menyebutkan secara pasti apa penyebab kematian sang diktator Nazi ini.
Bagaimanakah sebenarnya akhir dari petualangan Hitler itu?

Benarkah Hitler bersama istrinya Eva Braun bunuh diri setelah minum racun sianida?
Lantas bagaimanakah hasil otopsi pihak Amerika ketika tengkorak Hitler dipamerkan pada tahun 2000 lalu, yang ternyata adalah tengkorak seorang wanita?

Dimanakah sebenarnya keberadaan Hitler setelah jatuhnya Berlin di tangan sekutu?
Beberapa Versi Tentang Kematiannya.


Versi yang paling populer menyebutkan bahwa Hitler tewas bunuh diri dengan cara menembak dirinya sendiri dan minum racun sianida pada 30 April 1945, saat Jerman diduduki oleh Uni Soviet.
Meski sejumlah ahli sejarah ragu Hitler menembak dirinya, dan menduga hal itu hanyalah propaganda Nazi untuk menjadikan Hitler sebagai pahlawan.

Namun, lubang pada potongan tengkorak itu tampak menguatkan argumen tersebut ketika tengkorak itu dipamerkan di Moskow tahun 2000. Bagaimana dan kapan Hitler meninggal sekarang ini masih diselimuti misteri.

Dapat dijumpai penjelasan tentang penyebab dan kapan Hitler mati dari beberapa versi. Ada kematian versi Jerman, versi Rusia, dan versi para peneliti atau ilmuwan.
Versi Jerman, seperti yang diceritakan oleh Flegel, salah satu perawat Hitler dan petinggi Nazi lainnya saat di dalam bunker.
Versi Rusia, yang dinyatakan oleh seorang pejabat tinggi dinas rahasia Rusia, KGB, yang mengklaim, bahwa Adolf Hitler mengakhiri hidupnya tidak dengan menembak dirinya sendiri, tetapi dengan meminum racun sianida.

Seperti yang dinyatakan oleh Letnan Jenderal Vasily Khristoforov, staf arsip untuk dinas keamanan FSB Rusia, “Paramedia militer Uni Soviet kala itu telah memastikan bahwa Hitler dan Eva Braun tewas setelah minim racun sianida pada 30 April 1945.”

Versi para ilmuwan, terakhir adalah menurut pendapat umum dalam hal ini diwakili oleh para ilmuwan. Sudah lama sebenarnya para ilmuwan dan ahli sejarah menyatakan bahwa potongan tengkorak yang telah diambil dari luar bunker Hitler oleh tentara Rusia dan selama ini disimpan intelijen Soviet itu akan menjadi bukti yang meyakinkan bahwa menembak dirinya hingga tewas setelah minum pil sianida pada 30 April 1945.


Akhirnya dilakukan analisis DNA terhadap potongan tengkorak itu oleh peneliti Amerika, dan mereka menyatakan, “kami tahu tengkorak itu berhubungan dengan seorang perempuan berusia antara 20 dan 40 tahun,” kata ahli arkelogi Nick Bellantoni dari Universitas Connecticut, AS, dikutip dari Dailymail.

“Tulang itu kelihatan sangat tipis, tulang tengkorak laki-laki cenderung lebih kuat. Dan persambungan di mana lempengan tengkorak itu menyatu tampak berhubungan dengan seseorang yang berusia kurang dari 40 tahun. Hitler pada April 1945 berusia 56 tahun.“

Dengan adanya hasil tes DNA tersebut, berarti sejarah kematian Hitler menjadi sebuah misteri kembali, dan para ahli teori konspirasi harus memikirkan kembali kemungkinan-kemungkinan lain tentang kematian Hitler, seperti mungkin saja Hitler tidak mati dalam bunker.

Sekilas Tentang Adolf Hitler

Mengenai masa kecil, masa remaja, sampai dengan ketika menjadi seorang diktator, Hitler kecil adalah seorang anak yang tertolak, ayahnya sangat membencinya dan mengenggap perilakunya yang “antisosial” sebagai sebuah kutukan.

Ayahnya seorang yang keras dalam mendidik anak, sedang ibunya (Klara) sangat baik kepadanya. Masa kecil yang diliputi dengan kebencian dari ayahnya inilah yang memberikan andil besar dalam pembentukan mental dan kejiwaan Hitler saat dewasa.

Surat Izin Masuk dr Poch ke Indonesia (imigrasi)
Ketika hidupnya sulit, Perang Dunia 1 pun pecah. Tanpa ragu-ragu Hitler mendaftar menjadi tentara dengan pangkat Kopral, bertugas di medan perang di barisan paling depan. Kecewa dengan kekalahan Jerman di Perang Dunia 1, dan melihat negara dan rakyatnya yang sengsara dan kelaparan, Hitler pun masuk menjadi Anggota Partai Buruh yang kemudian menjadi NSDAP (National Socialistische Deutsche Arbeiter Partei).

Surat Izin Masuk dr Poch ke Indonesia (imigrasi)
Tahun 1920, Hitler menjadi Kepala Bagian Propaganda, disinilah terlihat bakat Hitler di bidang pidato dan agitasi.

Satu tahun kemudian, 1921, akhirnya Hitler menjadi ketua partai.
Akhirnya pada tahun 1962 Hitler mendapatkan wewenang mutlak dari partainya.
Dan Hitler adalah seorang orator ulung ”singa podium”, ahli pidato yang bisa menghipnotis massa pendengarnya.

Hitler adalah politikus handal dan berhasil membangun pencitraan yang sukses melalui propaganda. Ia berhasil membangun opini menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang sukses melalui propaganda.
Ia berhasil membangun opini menjadi sebuah kekuatan dahsyat yang ditakuti. Ia juga berhasil membangun opini sebagai fuhrer atau pemimpin yang dapat dipercaya rakyatnya, membawa bangsanya ke puncak kejayaan.

Bukti-Bukti Hitler di Indonesia

Bagaimana caranya Hitler sampai ke Indonesia? bisa menjadi WNI? Bagaimana dia bekerja menjadi seorang dokter di Rumah Sakit Umum Sumbawa Besar? dan sampai dengan pertemuan Hitler dengan seorang wanita sunda yang akhirnya menjadi istrinya?

salahsatu-berita-tentang-adolf-hitler-yang-ada-di-jawa-post-01

Juga tentang kesaksian dr Sosro Husodo saat bertemu dengan Hitler ketika di Sumbawa Besar. Dan semuanya dilengkapi dengan dokumen-dokumen pendukung serta foto-foto yang akurat.

 Surat permohonan hitler menjadi warga negara IndonesiaSurat keputusan dari Presiden Indonesia Dr Poch resmi menjadi warga negara Indonesia

Surat permohonan Hitler menjadi warga negara Indonesia
Hitler yang terkenal sangat bengis di abad ke 20, ternyata bersembunyi di Indonesia sejak tahun 1954 sampai dengan tahun 1970, yang kemudian tercium oleh Sekutu (AS, Uni Sovyet, Inggris dan Prancis) yang selanjutnya diusut oleh Pemerintah Israel yang terus-menerus mengejar para tokoh Nazi.
Pada tahun 1954 Adolf Hitler masuk ke Indonesia dengan menggunakan nama palsu, dr Poch.
Pada awalnya dr Poch tinggal di Dompu lalu pindah ke Bima, selanjutnya pindah ke Kabupaten Sumbawa Besar, kemudian bekerja menjadi dokter di Rumah Sakit Umum Kabupaten Sumbawa Besar.

Surat keputusan dari Presiden Indonesia bahwa Dr Poch (Hitler) resmi menjadi warga negara Indonesia
Seluruh penduduk pulau Sumbawa kenal dengan dokter ini, yang di panggil dengan julukan “dokter Jerman”.
Salah satu peninggalan Adolf Hitler meninggal pada tanggal 15 Januari 1970 di Surabaya, yaitu buku catatan kecil berwarna cokelat ukuran 9×16 cm dengan tebal 44 cm.
Di dalam buku itu tertulis puluhan address book teman-teman dan kolega Hitler yang sama, seperti yang ada di sejarah Eropa.

Adolf Hitler (kanan) saat berusia 75 thn di Sumbawa Besar

Begitu pula tulisan tangan yang dibuatnya dibuku-buku tersebut sangat identik dan mirip dengan tulisan tangan Hitler.
Buku ini mempunyai arti yang sangat besar, karena merupakan salah satu bukti otentik yang menyatakan bahwa “dr Poch” adalah dewa-Nazi, Adolf Hitler.

Adolf Hitler saat berusia 78 thn, dengan postur tubuhnya yang agak bongkok

Surat Izin Mengemudi dr Poch saat tinggal di Sumbawa Besar
Kemudian Hitler bertemu dengan seorang gadis bernama Sulaesih yang sedang menggembara ke Sumbawa Besar, yang akhirnya dilamar oleh Hitler.
Tidak lama setelah dr Poch melamar Sulaesih, beliaumemeluk agama Islam pada tahun 1964, yang disaksikan oleh Ketua Kantor Agama di Sumbawa, (tapi sayang Sulaesih lupa namanya) dan mengganti namanya menjadi Abdul Kohar. Pada tahun 1965 Hitler pun menikahinya.

Foto saat Dr Poch menikah dengan Sulaesih

Aries Zulkarnaen, salah satu saksi keberadaan dr Poch pada tahun 2010 lalu mengatakan dokter itu punya dua kepribadian yang bertolak belakang, pemarah namun sering bercanda dengan warga.
“Dia pemarah, banyak memberi resep dengan mulut [menyebutkan nama obat], tapi kalau ada yang tanya lagi, dia bilang, kan sudah saya bilang,” kata Aries.
Poch juga akan marah jika pasiennya menyebut penyakit yang mereka derita. “Apa kamu dokter?,” kata Aries, menirukan gertakan yang sering diucapkan Poch.

Adolf Hitler (kanan) saat berusia 75 thn di Sumbawa Besar
Ditambahkan Aries, Poch yang dia kenal juga humoris. “Nggak takut guyon dengan masyarakat,” kata dia.
Yang paling menonjol dari Poch, ungkap Aries, adalah caranya menyetir mobil Jeep kap terbukanya.
“Jalan-jalan di Sumbawa dulu belum bagus, tapi dia menyetir dengan satu jari. Luar biasa,” kata Aries. “Itu tanda-tanda dia mantan tentara,” tambah Aries.

Adolf Hitler saat berusia 78 thn, dengan postur tubuhnya yang agak bongkok
Meski tak pernah menyangka bahwa Poch adalah Hitler, Aries mengaku masyarakat memperkirakan dia mantan tentara Nazi.
“Dia sangat enerjik, kelihatan sekali tentaranya. Warga saat itu sudah mengira dia mantan tentara NAZI,” jelas dia.

Sebelumnya, di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983 terdapat sebuah artikel tentang Hitler. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo, dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama ‘Hope’ di Sumbawa Besar.

Dr Sosrohusodo menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut. Orang itu diduga Hitler.
Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal. Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Foto saat Dr Poch menikah dengan Sulaesih
Kemudian tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.
Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya, yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.
Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Kutipan Surat Perkawinan Campuran dr Poch dan Sulaesih dari Catatan Sipil
Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, “Ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali,” jelas Sulastri.

Kutipan Surat Perkawinan Campuran dr Poch dan Sulaesih dari Catatan Sipil

Sulastri sudah tahu mengenai peristiwa tersebut sejak beberapa tahun lalu, karena suaminya telah menceritakan kejadian-kejadian masa lalunya tersebut kepadanya.
Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter.
Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya ‘Dolf’, yang diduga kependekan dari Adolf Hitler.

Hitler Mati di Indonesia

Pengakuan Hitler kepada istrinya yang berasal dari Indonesia, Sulaesih, bahwa dia adalah memang Hitler yang sebenarnya, Der Fuhrer. Apa saja kegiatan Hitler sebelum dia meninggal?
Terdapat pernyataan Stanlin, bahwa yang tewas di dalam bunker di Jerman bukanlah Hitler asli. Dan dibagian akhir ini menceritakan bagaimana akhirnya sang diktator itu meninggal di Indonesia.
Selama ini kematian Hitler memang sangat misterius, karena tidak ada saksi yang dapat menunjukkan dimana mayat Hitler ataupun mayat Eva Braun, istri terakhirnya pada saat di Eropa.

Adolf Hitler tahun 1960 di pulau Sumbawa

Di Konferensi Postdam tahun 1945, Stanlin menyatakan bahwa mayat Hitler dan Eva Braun tidak ditemukan. Stanlin menduga, dewa Nazi ini lolos dan melarikan diri ke Spanyol atau Amerika Latin.
Dan tak berapa lama ada kabar yang mengatakan Hitler kabur menggunakan kapal selam ke sebuah pulau. Tapi tidak ada yang tahu pulau apa dan dimana.

Dunia internasional sama sekali tidak menyadarinya bahwa seorang pemimpin Nazi yang sangat kejam itu bersembunyi dengan aman di Sumbawa Besar, sampai meninggal di Surabaya dan dimakamkan di pemakaman umum muslim di Ngagel.

Memeluk Agama Islam

Sebelum menikah,  Sulaesih suka berkunjung ke rumah “dr Poch”, ia sering melihat seorang wanita yang sudah berumur, menurut dr. Poch dia adalah istrinya, orang Jerman juga bernama Helena. Tapi Sulaesih tak percaya karena Helena terlihat jauh lebih tua dari dr. Poch.
Ketika Helena ingin kembali ke Jerman karena tidak cocok dengan iklim di Sumbawa Besar, ia menitipkan amahan kepada Sulaesih.

Dia menitipkan Gi (sebutan dr. Poch, kependekan dari Georg Anto / GA), tolong diuruskan segala keperluannya. “Mungkin artinya saya harus menikah dengan dr. Poch,” jelas Sulaesih.
Tak lama setelah dr. Poch melamar Sulaesih, ia memeluk agama Islam pada tahun 1964, yang disaksikan oleh Ketua Kantor Agama di Sumbawa, tapi sayang Sulaesih lupa namanya, dan mengganti namanya menjadi Abdul Kohar.

Surat nikah dr Poch a.k.a. Hitler yang menikahi Sulaesih wanita asal Bandung secara Islam di KUA Sumbawa.

Surat nikah dr Poch a.k.a. Hitler yang menikahi Sulaesih wanita asal Bandung secara Islam di KUA Sumbawa.
Pada tahun 1965, Hitler menikah dengan Sulaesih, wanita sunda asal Bandung yang mengembara ke pulau Sumbawa, mereka berdua menikah secara Islam.
Setahun setelah dr. Poch memeluk Islam pada tahun 1965, ketika Sulaesih sedang bekerja, ada yang menelepon ke KUA (Kantor Urusan Agama), “Ada apa?” Sulaesih bertanya-tanya dalam hati. Sebelumnya saya belum tahu ada apa ketika saya sampai di KUA,” ujar Esih.
Akhirnya Sulaesih menikah pada usia 34 tahun, sedangkan dr. Poch berusia 64 tahun. Walaupun terpaut 30 tahun, tidak menghalangi mereka untuk menikah.
Sulaesih akhirnya tidak lagi bekerja di Pemerintah Daerah, tapi bersama dr. Poch mengurusi pasien dan mengurus rumah tangga.


PenutupKematian Diktator Jerman, Adolf Hitler yang diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker, pada tanggal 30 April 1945 di Berlin, tetap masih dipertanyakan dan menjadi misteri.
Siapa yang menyaksikan peristiwa di bunker saat Hitler bunuh diri? Tidak ada, sumber cerita tersebut hanya dari mulut ke mulut. Dan pada saat itu, walaupun tidak ada saksi dan bukti yang jelas, pihak sekutu tetap mengumumkan secara resmi bahwa Hitler dan istri, Eva Braun telah meninggal.

Indocropcircles – Pada akhir bulan Maret 2012 lalu mencoba membuktikan dengan mencari makam tersebut dan ternyata memang ada. Pada saat mendekati makam, pagar yang melingkarinya dipenuhi oleh jemuran, lalu ada seorang nenek yang memindahkan jemuran-jemuran tersebut. Kini, makam tersebut dirawat oleh seorang nenek yang menjaganya dan meneruskannya dari suami sang nenek yang lebih dahulu telah merawat makam tersebut selama puluhan tahun, yang kini sudah meninggal. 

Si nenek kini menggantikannya dan ia menceritakan bahwa makam tersebut adalah seorang Jerman dan mulai banyak orang berdatangan dari dalam dan luar negeri. Sang nenek sempat bertanya,”Apakah makam ini akan dipindahkan?” Saya jawab,”Tidak nek, tak ada orang yang akan memindahkan makam ini.” Sang nenek pun tersenyum. (icc.wp.com)

Indocropcircle pada akhir bulan Maret 2012 mencoba membuktikan dengan mencari makam tersebut dan ternyata memang ada. Makam tersebut dirawat oleh seorang nenek yang menjaganya dan meneruskannya dari suami sang nenek yang lebih dahulu telah merawat makam tersebut selama puluhan tahun dan kini sudah meninggal. Si nenek menceritakan bahwa makam tersebut adalah seorang Jerman dan mulai banyak orang berdatangan dari dalam dan luar negeri. Sang nenek sempat bertanya,"Apakah makam ini akan dipindahkan?" Saya jawab,"Tidak nek, tak ada orang yang akan memindahkan makam ini."

Kebanyakan bekas tentara Nazi pindah dan kabur ke negara-negara di daerah Amerika Selatan seperti Brasil dan Argentina. Hitler sudah tahu masalah itu, oleh karenanya ia tak mau ke Amerika Selatan karena pasti ditemukan oleh tentara dan inteligen AS serta inteligen negara-negara musuhnya.
Sedangkan Hitler kabur bukannya ke negara Amerika Selatan, melainkan ke Indonesia lewat Italia, ia memilih Indonesia karena sejak dulu Indonesia tidak ada hubungan diplomatik dengan Israel. Selain itu pada masa lalu di zaman kepemimpinan Soekarno, Indonesia sangat tidak menyukai imperialisme yang dipelopori oleh Inggris dan Amerika.

Jenazah Hitler bersama istrinya

Memang selama ini Hitler diduga kuat melarikan diri ke suatu negeri di selatan. Salah satu lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat persembunyiannya adalah Indonesia, yang diyakini juga oleh Prof. Arysio Santos (Pakar Fisika Nuklir dan Geolog Brazil) sebagai ‘Atlantis yang hilang’.
Bahkan tentara Nazi mencari Atlantis hingga ke kutub selatan. Legenda Atlantis dekat dengan agama Nazi, oleh sebab itu sejak lama Hitler memang mencarinya.

Janda Sulaesih setelah ditinggalkan oleh Hitler

Di Indonesia pula, Madame Blavatsky yaitu Guru Okultis Hitler, juga tinggal di Indonesia.
Namanya dulu diabadikan sebagai nama jalan, kini diganti menjadi Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, di mana Loji Freemason ‘Bintang Timur’ pernah berdiri.
Ditambah lagi dengan adanya sebuah makam misterius di Surabaya diyakini sebagai makam Adolf Hitler.
Berbagai petunjuk memang mengarah ke sana. Terlebih Brandenburgers Codex, sebuah manuskrip berbahasa Jerman kuno, ditemukan dan mengindikasikan jika Hitler memang melarikan diri ke Indonesia.
Jadi, bukan tidak mungkin Hitler mati di Indonesia. Karena Indonesia dianggap tempat yang aman, bagi Hitler. Silahkan siapa pun untuk menemukan jawaban yang sesungguhnya. (Ir KGPH Soeryo Goeritno, Msc.,Penulis Buku/icc.wp.com/dan berbagai sumber lain)
Artikel ini juga di forward oleh BeforeItsNews.com dan LivingInindonesiaForum.org


Foto makam Hitler di Surabaya


VIDEO MAKAM Dr. GEORG ANTON POCH a.k.a. ADOLF HITLER

-= Foto-foto diatas sengaja diburamkan untuk menghargai hak cipta =-
Judul Buku : Hitler Mati di Indonesia
Katagori : Umum / Tokoh / Sejarah
Ukuran : 14 X 21 cm
Penulis : Ir. KGPH Soeryo Goeritno, Msc
ISBN : 978-602-97263-0-5
Isi Buku : vi + 122 halaman
Penerbit : Titik media Publisher

 
Buku ini akan menjawab beberapa pertanyaan yang belum terjawab, spt: Mengapa Hitler lari ke Indonesia? Mengapa Hitler akhirnya menjadi Muslim? Apa hubungan Hitler, Indonesia dan Yahudi? Apa saja yg dilakukan Hitler di Indonesia? Bagaimana hubungan Hitler dengan Sukarno? Dimana kuburan Hitler di Indonesia? Bagaimana Hitler bisa berada di Indonesia? Apa kata Jerman, Rusia, Inggris dan Israel? Siapa saja yg mengetahui Hitler di Indonesia? Bagaimana Hitler menyembunyikan identitasnya?

Buku ini akan menjawab beberapa pertanyaan yang belum terjawab, spt: Mengapa Hitler lari ke Indonesia? Mengapa Hitler akhirnya menjadi Muslim? Apa hubungan Hitler, Indonesia dan Yahudi? Apa saja yg dilakukan Hitler di Indonesia? Bagaimana hubungan Hitler dengan Sukarno? Dimana kuburan Hitler di Indonesia? Bagaimana Hitler bisa berada di Indonesia? Apa kata Jerman, Rusia, Inggris dan Israel? Siapa saja yg mengetahui Hitler di Indonesia? Bagaimana Hitler menyembunyikan identitasnya?

“Buku yang akan menggemparkan dunia” (H.Oetoyo Oesman, SH- Mantan Menteri Kehakiman).
“Merinding saya membacanya” (Drs. J.B Soedarmanto Kadarisman- Mantan Dubes RI untuk Argentina dan Belanda).

Beberapa Hasil Teknologi Mesin Perang Adolf Hitler


Messerschmitt Me 262 Schwalbe. Merupakan pesawat tempur turbin jet pertama di dunia. Me 262 dikeluarkan saat Perang Dunia II dan mulai bertempur pada tahun 1944 sebagai pesawat terbang tempur/ pengebom/ pengintaian dan pencegat. Pilot Jerman memberi julukan “Sturmvogel” (Stormbird), sementara Tentara Sekutu menjulukinya dengan nama “Turbo” atau “Blow Job”. Me 262 diisukan telah menghancurkan 509 pesawat terbang milik Pihak Sekutu (walaupun ada yang mengatakan lebih tinggi), pihak Jerman diisukan telah kehilangan 100 Me 262.

P1000 Landkreuzer Ratte, tank terbesar di dunia buatan Nazi German yg dipakai pada Perang Dunia-II.

Teknologi mirip U.F.O. berupa piring yg dapat terbang sudah dibuat oleh Nazi German pada Perang Dunia-II. Dokumen tentang ini ditemukan oleh polisi Austria saat Viktor Schauberger meninggal. Dan kini sepertinya teknologi tersebut sedang dikembangkan Amerika di “Area 51″.

“Flying Wing” Horten 229 (Ho 229) Pesawat Bomber Anti Radar buatan Nazi German, dibuat pada tahun 1944. Kini teknologi ini ditiru USA, Stealth Spirit B-2. Designed by Reimar and Walter Horten and built by Gothaer Waggonfabrik It was the first pure flying wing powered by a jet engine. It was the first aircraft designed to incorporate what we now know as stealth technology although it is doubtful the Germans or designers knew anything about ‘Stealth Technology’ at the time.
Hitler Speaks About the Jews
Mystery Quest – Hitler`s Escape (part 1 of 5)
Continue: Mystery Quest – Hitler`s Escape: (part 2 of 5) | (part 3 of 5) |  (part 4 of 5) |  (part 5 of 5)
Did Hitler Escape?

“Ich konnte all die Juden in dieser Welt zu zerstören, aber ich lasse ein wenig drehte-on,so können Sie herausfinden, warum ich sie getötet” (Adolf Hitler)
“Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka” (Adolf Hitler)


sumber : http://indocropcircles.wordpress.com
Read more...
separador

music online

Follow me


music online