Like facebook


music online

TOP ARTIKEL

About Me

Tampilkan postingan dengan label Budaya dan Kepercayaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya dan Kepercayaan. Tampilkan semua postingan

Ajaran / Agama Yang Selama Ini Tidak Kita Ketahui

Agama merupakan sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Di Indonesia sendiri terdapat 5 agama besar yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha. Mayoritas penduduk kita adalah islam, dan menjadi negara dengan pemeluk islam terbesar di dunia. Ada bermacam-macam agama yang berkembang di bumi ini, bahkan ada beberapa yang menurut kita aneh. Berikut agama paling aneh di bumi :



1. Scientology


Scientology adalah sekumpulan ajaran yang dikembangkan oleh pengarang Amerika, L. Ron Hubbard selama sekitar 30 tahun yang dimulai pada tahun 1952 sebagai suatu filosofi pertolongan diri-sendiri. Ajaran ini mengklaim menawarkan suatu metodologi yang eksak (pasti) untuk menolong manusia mencapai kesadaran akan keberadaan rohaninya yang melintasi beberapa masa hidupnya. Nama “Scientology” juga digunakan untuk merujuk kepada Gereja Scientology yang kontroversial, organisasi terbesar yang mempromosikan praktik Scientology. Gereja ini sendiri adalah bagian dari jaringan korporasi terkait yang mengklaim kepemilikan dan wewenang tunggal untuk menyebarkan Dianetika dan Scientology.

2. Nation of Yahweh

 

Nation of Yahweh adalah kelompok besar agama yang dianut keturunan Afrika-Amerika, agama itu adalah cabang yang paling kontroversial dari garis Ibrani Hitam Israel. Agama ini didirikan pada tahun 1979 di Miami oleh Hulon Mitchell, Jr, yang pergi dengan nama Yahweh ben yahweh. Kelompok ini bermula dari perpecahan agama Kristen dan Yahudi yang kemudian menerima Yahweh ben Yahweh sebagai Anak Allah. Dengan keyakinan mereka yang unik dan berbeda dari yang lain, mereka dikenal sebagai kelompok Ibrani Hitam Israel. SPLC telah mengkritik kepercayaan Nation of Yahweh sebagai rasis, yang menyatakan bahwa kelompok tersebut percaya kulit hitam adalah “Yahudi sejati” dan bahwa kulit putih adalah “setan putih.” Mereka juga mengklaim kelompok tersebut percaya Yahweh ben Yahweh memiliki misi Mesianik untuk mengalahkan kulit putih dan bahwa mereka memegang pandangan mirip dengan gerakan Identitas Kristen.

3. Church of All Worlds


Church of All Worlds  adalah agama neo-pagan yang didirikan pada tahun 1962 oleh Oberon Zell-Ravenheart dan istrinya, Glory Zell-Ravenheart. Mereka mengakui “Gaea,” Dewi Ibu Bumi dan Bapa Tuhan, serta faeries dan para dewa Pantheons lainnya. Banyak perayaan ritual mereka berpusat pada dewa dan dewi Yunani kuno. Mengikuti tradisi menggunakan fiksi sebagai dasar untuk ide-idenya, Zell-Ravenheart mendirikan sekolah sihir ‘The Grey School of Wizardry’ yang sebagian terinspirasi oleh sekolah sihir Hogwarts, sekolah dalam novel Harry Potter.

4. The Church of Euthanasia


Gereja Eutanasia (CoE), adalah organisasi politik yang didirikan oleh Pendeta Chris Korda di Boston, Massachusetts wilayah Amerika Serikat. Menurut situs gereja, organisasi ini adalah “sebuah yayasan nirlaba pendidikan yang ditujukan untuk memulihkan keseimbangan antara Manusia dan spesies yang tersisa di Bumi. CoE ini terkenal karena konflik dengan Pro-life aktivis Kristen. Menurut situs gereja, perintah utama adalah “Jangan melahirkan bayi lagi”. Lebih lanjut, CoE menegaskan empat pilar utama: bunuh diri, aborsi, kanibalisme, dan sodomi. Slogan yang digunakan oleh kelompok ini adalah “Selamatkan Bumi, bunuh dirimu sendiri”.

5. Nuwaubianism


Bangsa Nuwaubian atau gerakan Nuwaubian adalah organisasi keagamaan yang didirikan dan dipimpin oleh Maleakhi York.
York mulai mendirikan Islam kulit hitam di New York pada tahun 1967, dan telah mengubah ajaran-ajarannya dan nama-nama kelompoknya berkali-kali. Pada akhir 1980-an, ia meninggalkan “Muslim”, agama ini cepat berkembang dan pada tahun 2000, “United Nation Nuwaubian dari Moor” memiliki sekitar 500 pengikut, dan menarik sebanyak 5.000 pengunjung untuk menghadiri “Hari Juruselamat” (ulang tahun York). Namun pengikut nuwaubianism menurun drastis setelah pendiri Dwight York dijatuhi hukuman 135 tahun penjara pada bulan April 2004 atas kasus penganiayaan anak

sumber : See more at: http://athbanet.blogspot.com/2013/04/5-agama-paling-aneh-di-dunia_24.html#sthash.ovPC4yPF.dpuf

Sumber lain :

1. Jediism – the jedi religion


george lucas menyadari apa yang dia mulai. Dengan film star wars-nya, ia membentuk sebuah gerakan keagamaan yang diilhami oleh generasi gerakan lambaian pedang cahaya palsu, prajurit kutu buku yang mengenakan jubah nilon.

Penganut, atau “real world” jedis percaya force benar-benar ada.
Menurut mitologi star wars, force adalah energi yang memegang semesta bersama-sama dan mengalir melalui setiap materi (jelas meminjam beberapa konsep dari agama timur).

Jedis adalah biarawan/ksatria yang mampu mengendalikan dan menggunakan force, dan terikat oleh kode moralitas dan keadilan. Sehingga anda dapat melihat setiap mathlete memohon untuk menggunakan pedang cahaya untuk melubangi dahi penjahat. Jediism disebut sebagai perpaduan antara taoisme dan buddhisme yang juga menggabungkan unsur ksatria abad pertengahan. Meskipun tidak ada doktrin utama yang formal, semua ini disebut sebagai “jedi code”.

Meskipun saya belum dikonfirmasi, ada desas-desus bahwa tetua jedi memaksa seseorang yang ingin bergabung untuk duduk di ruangan gelap dan menonton trilogi asli 16 kali berturut-turut.


2. The church of ed wood


Ed wood adalah orang terkenal di hollywood, sebagai salah satu director yang terburuk sepanjang waktu.

Sejak kematiannya dia memperoleh status pengkultusan, dan eksploitasi masa hidupnya yang dibawa oleh johnny depp dalam film ed wood 1994 (yang disutradarai oleh tim burton). Gambar ed wood paling terkenal adalah plan 9 dari outer space, yang sebenarnya film terakhir bela lugosi.

Jadi label gereja ed wood (atau “woodism”) sendiri adalah sebuah agama pop-culture yang mengharapkan dapat membawa spiritualitas kepada orang-orang yang tidak menemukannya dalam agama mainstream. Sebuah “agama punk-libertarian” jika anda mau. Mereka memandang ed wood sebagai juru selamat (tapi sebagai catatan gereja, bukan penyelamat yg dimaksudkan itu.) Termasuk menjunjung tinggi prinsip moral dan cita-cita edward d. Wood dan memberitakan firman ed total pemahaman dan penerimaan, terlepas dari apa yang masyarakat modern katakan.

Wood juga merupakan “transvestite (banci)” di amerika tahun 1950-an … mungkin bukan waktu yang menyenangkan untuk memiliki krisis identitas seksual di waktu itu.

Gereja mengklaim ada lebih dari 3000 “woodites” resmi di seluruh dunia.


3. Aetherius Society


Apa yang Anda lakukan jika Anda terjebak sebagai sopir taksi, tetapi juga memiliki gairah untuk Yoga? Jawabannya jelas … Anda membuat agama sendiri.

Pada hari yang tenang tanpa kemacetan pada tahun 1954, George King sedang duduk sendirian di apartemennya di London ketika tiba-tiba, keluar Alf, (“Aetherius“) berteriak:

“Siapkan dirimu! Anda akan menjadi suara perwakilan antarplanet. “ Jadi ia hanya mengalami hal itu.

King memulai Aetherius Society yang berharap untuk menggabungkan kebijaksanaan asing dari “Master Cosmic” dan Yoga menjadi sesuatu yang bermanfaat yang akan membawa keseimbangan bagi kemanusiaan.

Mereka percaya Yesus, Buddha dan Krishna sesungguhnya alien dan salah satu klaim mereka adalah bahwa alien memperingatkan mereka dengan bencana Chernobyl 4 jam sebelumnya.

Mereka mengklaim memili penganut sekitar 650 orang.


4. Raelism


Tidak mau kalah oleh orang Inggris, seorang Prancis (pembalap mobil Claude Vorilhons) telah mengatakan bahwa ia juga dihubungi oleh orang asing dan menjadi penghubung antara manusia-alien. Alien menjulukinya Rael (maka “Raelism“).

Rael (alias Claude) mengklaim alien membawanya ke planet Elohim di mana, selain bergaul dengan orang asing itu sendiri, ia mendapat kesempatan untuk bertemu Yesus, Buddha, Joseph Smith dan Konfusius.
Alien mengatakan kepada Rael tiga hal penting untuk diingat:
1. Bahwa manusia diciptakan dalam laboratorium asing dari DNA asing 2. 5.000 tahun yang lalu.
2. Alien akan mampir di Yerusalem pada tahun 2025
3. Bahwa Rael harus merelay pesan perdamaian dan “mediasi sensual” kemanusiaan.
Mereka mengklaim memiliki sekitar 30.000 pengikut.


5. Happy Science Religion


Anda memutuskan untuk berkecimpung dalam hukum…tidak berhasil. Anda mencoba di keuangan … tidak berhasil. Anda mengambil beberapa kelas di kampus komunitas Anda, membangkitkan bagian tersembunyi dari kesadaran Anda dari dimensi 9 dunia roh dan poof … langkah logis berikutnya sudah jelas … Anda mulai agama sendiri (tema yang berulang di sini).
Itu kisah Ryuho Okawa dan agama Happy Science. Dan ya, agama itu “besar di Jepang.”

Okawa yakin misinya adalah untuk membawa kebahagiaan kepada semua umat manusia. Dia juga percaya bahwa dia menjadi inkarnasi spiritual tertinggi menjadi El Cantare (jangan tertukar dengan Marc Anthony film tahun 2007/ JLO El Cantante).

Dia punya film hit, dia punya buku laris (beberapa di antaranya ia mengatakan disalurkan melalui dia dengan roh Muhammad, Buddha, Yesus dan Confucius). Lucu bagaimana semua orang-orang ini tampaknya bersahabat karib dengan tokoh-tokoh besar agama.

Tidak pernah orang-orang dari blok bawah yang mengatakan kepada saya untuk membantu umat manusia … tidak, itu selalu Yesus mengatakan kepada saya … dan Buddha mengatakan kepada saya bahwa … dan Konfusius berbisik.

Klaim lainnya termasuk nubuatnya bahwa malaikat Jibril akan muncul di Bangkok (random) dalam 50 tahun, dan bahwa alien akan mulai mengunjungi kami dalam waktu 300 – 400 tahun lagi.

Okawa juga memasuki panggung politik di Jepang dan bahkan mulai partai sendiri, “Happy Realization Party” meskipun sejauh ini Jepang telah memiliki sedikitsekali gelandangan. Mereka ingin menggandakan penduduk Jepang menjadi 300 juta untuk beberapa alasan, dan juga merilis video promo yang mengklaim bahwa Korea Utara berencana untuk menyerang dan menjajah Jepang.


6. Pana Wave


Saya yakin kita semua di beberapa titik khawatir bahwa ponsel kita bisa menggoreng otak kita. Tentu saja, seseorang hanya memikirkan sesuatu yang sedikit terlalu jauh.

Temui Yuko Chino. Dia mulai Pana Wave sebagai agama yang mencakup sedikit Buddhisme, sejumput Kristen dan sejumput New-Age. Salah satu penyebabnya adalah bahwa hewan peliharaan akan meningkatkan kesadarannya akan bahaya gelombang elektromagnetik, yang dimana dia mengklaim dialah yang menyebabkan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan lainnya.

Di sinilah mereka mengambil hal-hal yang terlalu jauh. Mereka memutuskan bahwa seluruh fenomena sebenarnya adalah plot komunis untuk membombardir mereka dengan gelombang EM sebagai cara untuk membunuh pemimpin Chino mereka.

Jadi mereka berdandan dengan pakaian putih (selain untuk gaya, rupanya mereka menawarkan perlindungan terhadap gelombang EM), memakai masker putih, mengendarai van putih, dan berkeliaran di pedesaan mencari tempat khusus yang tercemar oleh gelombang berbahaya.Beberapa PR edan gaffes mencoba untuk menculik segel terkenal (setara dengan mencoba mencuri Panda Ling Ling) untuk mencegah Armageddon, mengklaim planet ke-10 akan menyebabkan bumi untuk membalik kutub, dan beberapa klaim kiamat lain yang tidak pernah terbukti.

Mereka masih melanjutkan misi mereka terhadap gelombang, dan tampak luar biasa ketika mereka melakukannya.


7. Prince Philip Movement


Anda mungkin menganggap bahwa orang yang dikenal sebagai permaisuri Inggris yang terlama lama (untuk Ratu Elizabeth) akan memiliki nilai yang berarti bagi masyarakat. Philip pria kami tuhan di Pasifik Selatan.

Suku Yaohnanen Vanuatu percaya bahwa Pangeran Philip adalah dewa, anak-berkulit pucat yang memiliki semangat gunung yang melakukan perjalanan laut ke tempat yang jauh, menikah dengan seorang wanita yang kuat, dan suatu hari kembali ke tanah mereka.

Prince Philip Movement adalah jenis “kultus kargo” yang ditemukan di Pasifik Selatan, di mana suku yang berfokus pada mendapatkan kekayaan materi dari negara-negara industri. Mereka melihat materi canggih ini telah diciptakan oleh roh atau nenek moyang bagi mereka, tetapi tidak adil dirampas oleh bangsa lain.

Sebagian besar dari kultus kargo dimulai pada (atau sesudah) Perang Dunia II ketika sejumlah besar barang yang disalurkan oleh militer melewati kawasan ini. Ketika perang berakhir dan pangkalan-pangkalan ditutup, pengiriman berakhir. Jadi apa yang orang pribumi giat lakukan? Mereka menciptakan bandara palsu dan radio palsu yang terbuat dari kelapa berharap bisa datang pengiriman selanjutnya dengan meniru apa yang mereka lihat.

Jadi ketika pasangan kerajaan melakukan kunjungan resmi ke Vanuatu pada tahun 1974 (membawa hadiah tidak kurang), legenda Pangeran Philip tumbuh lebih dalam.

sumber : http://log.viva.co.id/news/read/420411-7-agama-aneh-yang-mungkin-tidak-kamu-ketahui

Read more...
separador

Misteri Kutukan Tutankhamen


Misteri Kutukan Tutankhamen
Pada tahun 1922, seorang pria Inggris yang kaya bernama Howard Carter menemukan lokasi penguburan dari Raja Tutankhamen di dalam situs makam Lembah Raja-raja. Ada banyak peninggalan berharga berupa emas, barang2, dan bahkan makanan yang dikuburkan di dalam lokasi ini.
Karena ini adalah penemuan arkeologis besar, banyak ahli arkeologi lain pergi ke situs makam Lembah Raja-raja. Segera setelah itu berbagai hal misterius mulai terjadi. Banyak dari ahli arkeologi, itu yang pernah memasuki makam jatuh sakit dan pada akhirnya meninggal. Diberitakan selama era 1920’s, lebih dari (sekedar) dua lusinan orang ini meninggal tidak lama sesudah memasuki makam Raja Tutankhamen. Inilah permulaan kutukan dari RajaTutankhamen.
Di sekitar musim semi th 1923, Lord Carnarvon (donatur dari ekspedisi Howard Carter) digigit oleh nyamuk di pipi ketika bercukur. Hal Itu menyebabkan dia terkena infeksi dan kemudian Lord Carnarvon meninggal, dan pada saat yang bersamaan seluruh lampu2 di dalam kota Cairo secara aneh padam. Pagi itu pada saat Lord Carnarvon meninggal anjing nya mulai menggonggong dan lalu secara tiba2 mati . Kutukan Raja Tutankhamen mulai banyak dipublikasikan oleh media. Pemberitaan yang luar biasa media itu menimbulkan berita2 yang lain bermunculan. Ada satu berita yang menyatakan burung kenari Howard carter mati dipatok ular kobra tepat setelah penemuan pintu makam.
Banyak orang percaya kutukan dari Raja Tut adalah benar
Banyak orang percaya kutukan dari Raja Tut adalah benar, sampai pada 1986 seorang dokter Prancis, Caroline Stenger-Phillip menemukan satu penjelasan untuk kematian-kematian yang misterius tersebut. Dr. Stenger-Phillip menyatakan adanya buah-buahan dan sayur-mayur di dalam makam mungkin menyebabkan timbulnya partikel-partikel debu organik. Partikel-partikel ini mungkin punya mempunyai suatu potensi penyebab alergi. Ia juga mengklaim bahwa para ahli arkeologi mengidap suatu alergi setelah menghirup semua partikel-partikel yang selanjutnya menggiring kepada kematian mereka. Ia tidak percaya bahwa kutukan dari Tut adalah peyebab kematian-kematian yang misterius.
Kutukan dari Raja Tutankhamen masih menjadi suatu misteri. bagi sebagian orang hal itu hanyalah takhyul, tetapi namun masih banyak dari mereka yang sungguh2 percaya pada suatu kutukan. Apakah kutukan sungguh2 ada? Apakah Anda percaya akan “Kutukan dari Raja Tutankhamen ?”
Suatu makam kuno salah satu raja Mesir berhasil dibongkar. Makam tersebut pun dijarah, harta karun yang tersimpan mulai dipeloroti, namun tiba-tiba sesuatu yang aneh terjadi. Satu per satu mereka yang memasuki makam tersebut meninggal secara misterius. Rumor pun beredar, kutukan yang tersimpan dari masa lampau telah digenapi.
Pernahkan kalian menonton film The Mummy? jika ya, pasti kalian tahu tentang kutukan-kutukan yang terdapat dalam film itu. Mesir memang terkenal akan kebudayaan masa lampaunya yang luar biasa. Saya pun sangat mengagumi kebudayaan bangsa Mesir kuno. Sewaktu menonton film itu, sudah cukup membuat saya terkesan akan kehidupan dan kebudayaan mereka di masa itu. Oke sudah cukup basa-basinya, he..he Kisah ini berawal pada saat makam Raja Tutankhemen dibuka pada tahun 1922 dan semua yang terlibat dalam penggalian tersebut tiba-tiba meninggal secara misterius. Rumor yang langsung beredar adalah masyarakat percaya jika mereka yang terlibat dalam penggalian tersebut telah meninggal akibat kutukan Tutankhamen. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang kutukan tersebut, pertama-tama saya akan sekilas tentang Raja Tutankhamen.
Sekilas tentang Raja Tutankhamen Awal Mula Misteri Suku Dogon
 Sekilas tentang Raja Tutankhamen Awal Mula Misteri Suku Dogon
Mungkin kalian penasaran dengan sang Firaun ini. Raja Tutankhemen adalah raja mesir kuno yang berkuasa dari tahun 1347SM-1339SM. Ketika dia diangkat menjadi raja, saat itu usianya masih kanak-kanak. Dia juga meninggal di usia yang masih muda, yaitu pada usia 18 tahun karena nyamuk malaria. Tutankhemen merupakan generasi terakhir dari dinasti ke-18. Didalam dinasti ini juga ada firaun wanita Hatshepsut dan Thutmose III. Tutankhemen adalah putra dari Akhenaten, yang membuat revolusi di Mesir bersama ratu Nefertiti.
Istri Tutankhemen adalah saudara tirinya sendiri, yaitu Ankhese namun, Tutankhemen termasuk dari empat raja-raja Amarna pada dinasti ke-18. Dinasti ke-19 tidak suka dengan peraturan yang dibuat oleh dinasti ke-18, maka raja-raja Amarna dicoret dari daftar keluarga raja, monumen raja Tutankhemen dimusnahkan, makamnya pun dilupakan. Namun, dibalik itu semua ternyata membawa keuntungan pada 3000 tahun kemudian. Lho?kok malah membawa keuntungan? karena makamnya tersembunyi, harta karunnya tidak tersentuh. Bahkan makam raja ini merupakan satu-satunya makam yang tidak dijarah perampok selama berabad-abad.
Itu tadi sekilas mengenai raja Tutankhemen, sekarang back to the topic. Pada bulan November 1922, seorang arkeolog yang bernama Howard Carter, selama bertahun-tahun mencari makam raja ini di lembah para raja. Akan tetapi, setelah para pekerja menggali 4m di bawah makam Ramses VI, mereka menemukan lorong yang besar.
Mereka membersihkan puing-puing dan menemukan bagian atas pintu batu yang tertutup. Howard dengan semangat mengundang orang yang telah mendanai kegiatannya, Lord Carnavon dalam acara pembukaan makam temuannya tersebut. 2 orang itu datang pada sore hari tanggal 24 November.
para pekerja membuat lubang pada pintu batu
Singkat cerita, setelah usaha yang keras menyusuri lorong-lorong tersebut, ketika mereka menemukan pintu kedua, para pekerja membuat lubang pada pintu batu. Dengan bantuan cahaya lilin, Howard melihat hal yang menakjubkan. Di ruang depan ada harta karun, bahkan dia mengatakan kepada Lord Carnarvon ada lebih banyak harta lagi di ruang dalam. Lord Carnarvon sendiri yang membuka pintu ini pada 17 Februari 1923.
Mumi raja Tutankhemen terbaring dalam 3 peti mati yang semuanya terbuat dari emas. Didalam peti emas itu terbaring mumi yang ditutupi topeng kematian dari seorang raja anak laki-laki.
Tutankhemen terbaring di bawah 13 lapis kain linen. Selama berabad-abad damar dan minyak yang digunakan untuk membuat mumi sudah berubah menjadi lem yang merekatkan kain linen tadi. Sekedar info, dalam tradisi mesir kuno, harta para raja mesir juga turut serta dikubur bersama mumi sang raja, karena menunjukkan status sosialnya. Carter menemukan kalung yang terpasang pada mumi Tutankhemen, dan berusaha melepaskannya. Namun, dia melakukan tindakan bodoh dan fatal.
Dia memotong mumi tersebut. Dalam waktu 14 hari setelah makam itu dibongkar, orang-orang yang terlibat dalam peristiwa itu mulai meninggal secara misterius. Bahkan di tahun 1929, 13 orang dilaporkan tewas secara mendadak. Lord Carnarvon sendiri meninggal pada tanggal 6 April 1923 karena pneumonia, lalu istrinya menyusul ke alam baka beberapa waktu kemudian.
Terlepas dari peristiwa-peristiwa tersebut, para jurnalis menemukan sesuatu di prasasti di dekat pintu makam, yaitu peringatan mengenai kematian tadi. Mereka langsung menyimpulkan bahwa kutukan inilah penyebab kematian mereka. Benarkah kutukan Tutankhemen ada? Para jurnalis yang juga ikut dalam pembukaan makam itu melaporkan bahwa ada prasasti di dekat pintu makam raja yang berbunyi:
  ‘kematian akan mendatangi mereka yang menyentuh makam sang Pharaoh’
    Tampak seperti adegan di film the mummy, bukan? di saat orang-orang menganggap bahwa kalimat itu hanya gertakan belaka, semua arkeolog dan para pekerja yang menyentuh makam sang firaun dilaporkan tewas secara misterius dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama setelah makam tersebut dibuka.
Penjelasan Singkat
Para ilmuwan percaya bahwa ada penjelasan ilmiah mengenai ‘kutukan’ ini.
Para ilmuwan percaya bahwa ada penjelasan ilmiah mengenai ‘kutukan’ ini. Jamer Randidalam bukunya Encyclopedia of Claims, Frauds and Hoaxes of Occult and Supranatural, menulis daftar nama-nama semua orang eropa yang hadir dalam pembukaan makam tersebut dan kapan mereka meninggal.
Pernah dengar tentang ‘actuaria table‘? Tabel ini memberi nilai harapan hidup kita, didasarkan pada dimana tempat tinggal kita, tanggal lahir, dll. Berdasarkan tabel ini, Randi mendapatkan sesuatu yang menarik. Ternyata orang-orang yang hadir dalam pembukaan tersebut hidup satu tahun lebih lama dibandingkan ramalan tabel itu.
Howard Carter meninggal pada usia 66 tahun, Dr.Douglasyang membedah mumi meninggal pada usia lebih dari 80 tahun, Alfred Lucas yang menganalisis jaringan tubuh mumi meninggal pada usia 79 tahun.Penelitian lainnya menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh nyata pada orang-orang yang terlibat pada penggalian tersebut.
Jadi, bukan kutukan yang membunuh mereka? Jawabannya adalah BUKAN. Pelaku sebenarnya ternyata ada pada dinding makam itu. Di dinding yang indah itu ternyata dipenuhi ribuan jamur cokelat kecil yang mematikan. Bakteri mematikan mungkin timbul dari plester dan hidup dari kelembaban plester setelah makam ditutup. Bakteri yang bernama Aspergillus Niger ini menyerang sistem pernapasan.
Bakteri ini berkembang dalam makam yang hangat. Bakteri ini merupakan satu-satunya makhluk hidup yang bertahan selama ribuan tahun di makam itu. Korban terakhir, Sheryl Munson mengunjungi makam itu dalam kondisi yang tidak fit. Spora jamur tersebut terhisap dan menyerangnya. Sheryl Munson kekurangan oksigen dan meninggal 10 hari kemudian. Dokter berhasil menemukan jamur aspergillus niger saat melakukan biopsi terhadap paru-paru Munson.
Dan ternyata, jamur mematikan ini lebih banyak ditemukan dalam makam sang raja. Setelah diselidiki lebih dalam, ternyata Sheryl menyentuh dinding makam dan lukisan cat dimana bakteri mematikan ini tumbuh. Tindakah gegabah Carter yang memotong tubuh mumi berakibat fatal, karena spora-spora dari debu mumi dihisap oleh para peneliti. Walau sudah mati selama ribuan tahun, bakteri-bakteri mematikan ini tetap hidup.
Menurut saya, tim Carter-lah yang gegabah karena mereka tidak memakai pakaian pelindung maupun peralatan keamanan lainnya, otopsi mumi yang ngawur dan pembongkaran makam yang asal-asalan.Bagi saya misteri kutukan Tutankhemen ini telah terpecahkan, meski begitu saya tetap mengagumi peradaban masyarakat mesir kuno. Ternyata mereka telah memikirkan bagaimana alam dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam kehidupan mereka.
Namun terlepas dari peristiwa di atas, kutukan atau bukan yang menimpa mereka bisa jadi benar adanya. Bagi yang tidak percaya maka hal itu akan di katakan sebagai takhayul dan memilih jalur penjelasan ilmiah, tapi bagi yang percaya akan kutukan Tutankhemen pastinya mereka akan menyebutnya sebagai kutukan yang benar-benar terjadi. Wallahu a’lam.
Read more...
separador

Kepercayaan Lokal Asli Nusantara Sebelum Masuknya Agama Resmi



Agama asli Nusantara adalah agama lokal, agama tradisional yang telah ada sebelum agama Hindu, Budha, Kristen Protestan, Kristen Katholik, Islam dan Konghucu masuk ke Nusantara (Indonesia).
Mungkin banyak di kalangan masyarakat Indonesia sudah tidak lagi mengetahui bahwa sebelum agama-agama “resmi” (agama yang diakui); Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Hindu dan Buddha, kemudian kini Konghucu, masuk ke Nusantara atau Indonesia, di setiap daerah telah ada agama-agama atau kepercayaan asli, seperti Sunda Wiwitan yang dipeluk oleh masyarakat Sunda di Kanekes, Lebak, Banten; Sunda Wiwitan aliran Madrais, juga dikenal sebagai agama Cigugur (dan ada beberapa penamaan lain) di Cigugur, Kuningan, Jawa Barat; agama Buhun di Jawa Barat; Kejawen di Jawa Tengah dan Jawa Timur; agama Parmalim, agama asli Batak; agama Kaharingan di Kalimantan; kepercayaan Tonaas Walian di Minahasa, Sulawesi Utara; Tolottang di Sulawesi Selatan; Wetu Telu di Lombok; Naurus di Pulau Seram di Propinsi Maluku, dll.

Didalam Negara Republik Indonesia, agama-agama asli Nusantara tersebut di degradasi sebagai ajaran animisme, penyembah berhala / batu atau hanya sebagai aliran kepercayaan.
Hingga kini, tak satu pun agama-agama dan kepercayaan asli Nusantara yang diakui diIndonesia sebagai agama dengan hak-hak untuk dicantumkan di KTP, Akta Kelahiran, pencatatan perkawinan di Kantor Catatan Sipil ,dsb. Seiring dengan berjalannya waktu dan zaman, Agama Asli Nusantara semakin punah dan menghilang, kalaupun ada yang menganutnya, biasanya berada didaerah pedalaman seperti contohnya pedalaman Sumatra dan pedalaman Irian Jaya.

Di Indonesia, aliran kepercayaan yang paling banyak penganutnya adalah Agama Buhun. Data yang terekam oleh peneliti Abdul Rozak, penulis Teologi Kebatinan Sunda, menunjukkan jumlah pemeluk agama ini 100 ribu orang. Jika angka ini benar, Agama Buhun jelas salah satu aliran kepercayaan terbesar di Indonesia, yaitu 25 persen dari seluruh penghayat aliran kepercayaan. Data Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2003 mengungkapkan, dari 245 aliran kepercayaan yang terdaftar, sementara keseluruhan penghayat mencapai 400 ribu jiwa lebih.

Daftar Agama Asli Nusantara (kepercayaan)

· Sunda Wiwitan (Kanekes, Banten)
· Agama Jawa Sunda (Kuningan, Jawa Barat)
· Buhun (Jawa Barat)
· Kejawen (Jawa Tengah dan Jawa Timur)
· Parmalim (Sumatera Utara)
· Kaharingan (Kalimantan)
· Tonaas Walian (Minahasa, Sulawesi Utara)
· Tolottang (Sulawesi Selatan)
· Wetu telu (Lombok)
· Naurus (pulau Seram, Maluku)
· Aliran Mulajadi Nabolon
· Marapu (Sumba)
· Purwaduksina
· Budi Luhur
· Pahkampetan
· Bolim
· Basora
· Samawi
· Sirnagalih

1. Sunda Wiwitan

Sunda Wiwitan (Bahasa Sunda : “Sunda permulaan”, “Sunda sejati”, atau “Sunda asli”) adalah agama atau kepercayaan asli masyarakat Sunda yang dianut oleh masyarakat tradisional Sunda. Penganut ajaran ini dapat ditemukan di beberapa desa di provinsiBanten dan Jawa Barat, seperti di Kanekes, Lebak, banten; Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, Cisolok, Sukabumi; Kampung Naga; dan Cigugur, Kuningan. Menurut penganutnya, Sunda Wiwitan merupakan kepercayaan yang dianut sejak lama oleh orang Sunda sebelum datangnya ajaran Hindu.

Berdasarkan keterangan kokolot (tetua) kampung Cikeusik, orang Kanekes bukanlah penganut Hindu atau Buddha, melainkan penganut ajaran leluhur, yaitu kepercayaan asli nenek moyang. Hanya dalam perkembangannya kepercayaan orang Kanekes ini telah dimasuki oleh unsur-unsur ajaran Hindu, dan hingga batas tertentu, ajaran Islam Dalam Carita Parahyangan kepercayaan ini disebut sebagai ajaran “Jatisunda“.

Mitologi dan sistem kepercayaan

Kekuasaan tertinggi berada pada Sang Hyang Kersa (Yang Mahakuasa) atau Nu Ngersakeun(Yang Menghendaki). Dia juga disebut sebagai Batara Tunggal (Tuhan yang Mahaesa),Batara Jagat (Penguasa Alam), dan Batara Seda Niskala (Yang Gaib). Dia bersemayam di Buana Nyungcung. Semua dewa dalam konsep Hindu (Brahma, Wishnu, Shiwa, Indra, Yama, dan lain-lain) tunduk kepada Batara Seda Niskala.
Ada tiga macam alam dalam kepercayaan Sunda Wiwitan seperti disebutkan dalam pantun mengenai mitologi orang Kanekes:

1. Buana Nyungcung: tempat bersemayam Sang Hyang Kersa, yang letaknya paling atas
2. Buana Panca Tengah: tempat berdiam manusia dan makhluk lainnya, letaknya di tengah
3. Buana Larang: neraka, letaknya paling bawah

Antara Buana Nyungcung dan Buana Panca Tengah terdapat 18 lapis alam yang tersusun dari atas ke bawah. Lapisan teratas bernama Bumi Suci Alam Padang atau menurut kropak 630 bernama Alam Kahyangan atau Mandala Hyang. Lapisan alam kedua tertinggi itu merupakan alam tempat tinggal Nyi Pohaci Sanghyang Asri dan Sunan Ambu.

Sang Hyang Kersa menurunkan tujuh batara di Sasaka Pusaka Buana. Salah satu dari tujuh batara itu adalah Batara Cikal, paling tua yang dianggap sebagai leluhur orang Kanekes. Keturunan lainnya merupakan batara-batara yang memerintah di berbagai wilayah lainnya di tanah Sunda. Pengertian nurunkeun (menurunkan) batara ini bukan melahirkan tetapi mengadakan atau menciptakan.

Filosofi

Paham atau ajaran dari suatu agama senantiasa mengandung unsur-unsur yang tersurat dan yang tersirat. Unsur yang tersurat adalah apa yang secara jelas dinyatakan sebagai pola hidup yang harus dijalani, sedangkan yang tersirat adalah pemahaman yang komprehensif atas ajaran tersebut. Ajaran Sunda Wiwitan pada dasarnya berangkat dari dua prinsip, yaitu Cara Ciri Manusia dan Cara Ciri Bangsa.
Cara Ciri Manusia adalah unsur-unsur dasar yang ada di dalam kehidupan manusia. Ada lima unsur yang termasuk di dalamnya:

· Welas asih: cinta kasih
· Undak usuk: tatanan dalam kekeluargaan
· Tata krama: tatanan perilaku
· Budi bahasa dan budaya
· Wiwaha yudha naradha: sifat dasar manusia yang selalu memerangi segala sesuatu sebelum melakukannya
Kalau satu saja cara ciri manusia yang lain tidak sesuai dengan hal tersebut maka manusia pasti tidak akan melakukannya.

Prinsip yang kedua adalah Cara Ciri Bangsa. Secara universal, semua manusia memang mempunyai kesamaan di dalam hal Cara Ciri Manusia. Namun, ada hal-hal tertentu yang membedakan antara manusia satu dengan yang lainnya. Dalam ajaran Sunda Wiwitan, perbedaan-perbedaan antar manusia tersebut didasarkan pada Cara Ciri Bangsa yang terdiri dari:

· Rupa
· Adat
· Bahasa
· Aksara
· Budaya

Kedua prinsip ini tidak secara pasti tersurat di dalam Kitab Sunda Wiwitan, yang bernama Siksa Kanda-ng karesian. Namun secara mendasar, manusia sebenarnya justru menjalani hidupnya dari apa yang tersirat. Apa yang tersurat akan selalu dapat dibaca dan dihafalkan. Hal tersebut tidak memberi jaminan bahwa manusia akan menjalani hidupnya dari apa yang tersurat itu. Justru, apa yang tersiratlah yang bisa menjadi penuntun manusia di dalam kehidupan.

Awalnya, Sunda Wiwitan tidak mengajarkan banyak tabu kepada para pemeluknya. Tabu utama yang diajarkan di dalam agama Sunda ini hanya ada dua.

· Yang tidak disenangi orang lain dan yang membahayakan orang lain
· Yang bisa membahayakan diri sendiri

Akan tetapi karena perkembangannya, untuk menghormati tempat suci dan keramat (Kabuyutan, yang disebut Sasaka Pusaka Buana dan Sasaka Domas) serta menaati serangkaian aturan mengenai tradisi bercocok tanam dan panen, maka ajaran Sunda Wiwitan mengenal banyak larangan dan tabu. Tabu (dalam bahasa orang Kanekes disebut “Buyut”) paling banyak diamalkan oleh mereka yang tinggal di kawasan inti atau paling suci, mereka dikenal sebagai orang Baduy Dalam.

Tradisi

Dalam ajaran Sunda Wiwitan terdapat tradisi nyanyian pantun dan kidung serta gerak tarian. Tradisi ini dapat dilihat dari upacara syukuran panen padi dan perayaan pergantian tahun yang berdasarkan pada penanggalan Sunda yang dikenal dengan nama Perayaan Seren Taun. Di berbagai tempat di Jawa Barat, Seren Taun selalu berlangsung meriah dan dihadiri oleh ribuan orang. Perayaan Seren Taun dapat ditemukan di beberapa desa seperti di Kanekes, Lebak, Banten; Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul, Cisolok, Sukabumi; Kampung Naga; dan Cigugur, Kuningan. Di Cigugur, Kuningan sendiri, satu daerah yang masih memegang teguh budaya Sunda, mereka yang ikut merayakan Seren Taun ini datang dari berbagai penjuru negeri.
Meskipun sudah terjadi inkulturasi dan banyak orang Sunda yang memeluk agama-agama di luar Sunda Wiwitan, paham dan adat yang telah diajarkan oleh agama ini masih tetap dijadikan penuntun di dalam kehidupan orang-orang Sunda. Secara budaya, orang Sunda belum meninggalkan agama Sunda ini.

2. Agama Djawa Sunda

Agama Djawa Sunda (sering disingkat menjadi ADS) adalah nama yang diberikan oleh pihak antropolog Belanda terhadap kepercayaan sejumlah masyarakat yang tersebar di daerah Kecamatan Cigugur, Kuningan, Jawa Barat. Agama ini juga dikenal sebagai Cara Karuhun Urang (tradisi nenek moyang), agama Sunda Wiwitan, ajaran Madrais atau agama Cigugur. Abdul Rozak, seorang peneliti kepercayaan Sunda, menyebutkan bahwa agama ini adalah bagian dari agama Buhun, yaitu kepercayaan tradisional masyarakat Sunda yang tidak hanya terbatas pada masyarakat Cigugur di Kabupaten Kuningan, tetapi juga masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak, para pemeluk “Agama Kuring” di daerah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, dll.

Jumlah pemeluknya di daerah Cigugur sekitar 3.000 orang. Bila para pemeluk di daerah-daerah lain ikut dihitung, maka jumlah pemeluk agama Buhun ini, menurut Abdul Rozak, mencapai 100.000 orang, sehingga agama Buhun termasuk salah satu kelompok yang terbesar di kalangan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Agama Djawa Sunda atau agama Sunda Wiwitan ini dikembangkan oleh Pangeran Madrais dari Cigugur, Kuningan. Oleh pemerintah Belanda, Madrais belakangan ditangkap dan dibuang ke Ternate, dan baru kembali sekitar tahun 1920 untuk melanjutkan ajarannya.
Madrais — yang biasa juga dipanggil Kiai Madrais — adalah keturunan dari Kesultanan Gebang, sebuah kesultanan di wilayah Cirebon Timur. Ketika pemerintah Hindia Belanda menyerang kesultanan ini, Madrais diungsikan ke daerah Cigugur. Sang pangeran yang juga dikenal sebagai Pangeran Sadewa Alibasa, dibesarkan dalam tradisi Islam dan tumbuh sebagai seorang spiritualis. Ia mendirikan pesantren sebagai pusat pengajaran agama Islam, namun kemudian mengembangkan pemahaman yang digalinya dari tradisi pra-Islam masyarakat Sunda yang agraris. Ia mengajarkan pentingnya menghargai cara dan ciri kebangsaan sendiri, yaitu Jawa-Sunda.

Ajaran dan ritual dalam ADS

Madrais menetapkan tanggal 22 Rayagung menurut kalender Sunda sebagai hari raya Seren Taun yang diperingati secara besar-besaran. Upacara ini dipusatkan di Paseban Tri Panca Tunggal, rumah peninggalan Kiai Madrais yang didirikan pada 1860, dan yang kini dihuni olehPangeran Djatikusuma.
Dalam upacara ini, berbagai rombongan dari masyarakat datang membawa bermacam-macam hasil bumi. Padi-padian yang dibawa, kemudian ditumbuk beramai-ramai dalam lesung sambil bernyanyi (ngagondang). Upacara ini dirayakan sebagai ungkapan syukur untuk hasil bumi yang telah dikaruniakan oleh Tuhan kepada manusia. Upacara “Seren Taun” yang biasanya berlangsung hingga tiga hari dan diwarnai oleh berbagai kesenian daerah ini, pernah dilarang oleh pemerintah Orde Baru selama 17 tahun, namun kini upacara ini dihidupkan kembali. Salah satu upacara “Seren Taun” pernah dihadiri oleh Menteri Perindustrian, Andung A Nitimiharja, mantan Presiden RI, Abdurrahman Wahid, dan istri, serta sejumlah pejabat pemerintah lainnya.
Madrais juga mengajarkan penghormatan terhadap Dewi Sri (Sanghyang Sri) melalui upacara-upacara keagamaan penanaman padi.

Selain itu karena non muslim Agama Djawa Sunda atau ajaran Madrais ini tidak mewajibkan khitanan. Jenazah orang yang meninggal harus dikuburkan dalam sebuah peti mati.
Masa depan ADS
Di masa pemerintahan Orde Baru, para pemeluk agama ini mengalami kesulitan karena pemerintah hanya mengakui keberadaan lima agama, hingga akhirnya banyak pengikutnya yang kemudian memilih untuk memeluk Islam atau Katolik.

Kiai Madrais wafat pada tahun 1939, dan kepemimpinannya dilanjutkan oleh anaknya, Pangeran Tedjabuana, dan kemudian oleh cucunya, Pangeran Djatikusuma yang 11 juli 1981 mendirikan Paguyuban Adat Cara Karuhun Urang (PACKU).
Pangeran Djatikusuma telah mempersiapkan anak laki-laki satu-satunya, yaitu Gumirat Barna Alam, untuk meneruskan ajaran ini. Menurut ajaran Kiai Madrais, anak lelaki harus bersikap netral, dan dapat mengerti semua agama. Sementara anak-anak Pangeran Djatikusuma lainnya, bebas memilih agama ataupun kepercayaan lain.

3. Kejawen

Kata “Kejawen” berasal dari kata Jawa, sebagai kata benda yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia yaitu segala yg berhubungan dengan adat dan kepercayaan Jawa (Kejawaan). Penamaan “kejawen” bersifat umum, biasanya karena bahasa pengantar ibadahnya menggunakan bahasa Jawa. Dalam konteks umum, kejawen merupakan bagian dari agama asli Nusantara. Seorang ahli anthropologi Amerika Serikat, Clifford Geertz pernah menulis tentang agama ini dalam bukunya yang ternama The Religion of Java atau dalam bahasa lain, Kejawen disebut “Agami Jawi”.

Kejawen dalam opini umum berisikan tentang seni, budaya, tradisi, ritual, sikap serta filosofiiorang-orang Jawa. Kejawen juga memiliki arti spiritualistis atau spiritualistis suku Jawa.
Penganut ajaran kejawen biasanya tidak menganggap ajarannya sebagai agama dalam pengertian seperti agama monoteistik, seperti Islam atau Kristen, tetapi lebih melihatnya sebagai seperangkat cara pandang dan nilai-nilai yang dibarengi dengan sejumlah laku. Ajaran kejawen biasanya tidak terpaku pada aturan yang ketat, dan menekankan pada konsep “keseimbangan”. Dalam pandangan demikian, kejawen memiliki kemiripan dengan Konfusianisme atau Taoisme, namun tidak sama pada ajaran-ajarannya. Hampir tidak ada kegiatan perluasan ajaran (misi) namun pembinaan dilakukan secara rutin.

Simbol-simbol “laku” biasanya melibatkan benda-benda yang diambil dari tradisi yang dianggap asli Jawa, seperti keris, wayang, ritual, penggunaan bunga-bunga tertentu yang memiliki arti simbolik, dan sebagainya. Akibatnya banyak orang yang tidak memahami yang dengan mudah mengasosiasikan kejawen dengan praktek klenik dan perdukunan.

Ajaran-ajaran kejawen bervariasi, dan sejumlah aliran dapat mengadopsi ajaran agama pendatang, baik Hindu, Buddha, Islam, maupun Kristen. Gejala sinkretisme ini sendiri dipandang bukan sesuatu yang aneh karena dianggap memperkaya cara pandang terhadap tantangan perubahan zaman.

Beberapa aliran kejawen

Terdapat ratusan aliran kejawen dengan penekanan ajaran yang berbeda-beda. Beberapa jelas-jelas sinkretik, yang lainnya bersifat reaktif terhadap ajaran agama tertentu. Namun biasanya ajaran yang banyak anggotanya lebih menekankan pada cara mencapai keseimbangan hidup dan tidak melarang anggotanya mempraktekkan ajaran agama (lain) tertentu.

Beberapa aliran dengan anggota besar

· Padepokan Cakrakembang
· Sumarah
· Budi Dharma
· Maneges

Aliran yang bersifat reaktif misalnya aliran yang mengikuti ajaran Sabdopalon, atau penghayat ajaran Syekh Siti Jenar.

4. Parmalim

Parmalim, adalah nama sebuah kepercayaan atau mungkin boleh dibilang agama yang terutama dianut di Propinsi Sumatra Utara. Agama Parmalim adalah agama asli suku Batak.
Pimpinan Parmalim saat ini adalah Raja marnangkok Naipospos.
Agama ini bisa dikatakan merupakan sebuah kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang tumbuh dan berkembang di Tanah Air Indonesia sejak dahulu kala. “Tuhan Debata Mulajadi Nabolon” adalah pencipta Manusia, Langit, Bumi dan segala isi alam semesta yang disembah oleh “Umat Ugamo Malim” (“Parmalim”).

5. Kaharingan

Kaharingan/Hindu Kaharingan adalah kepercayaan/agama lokal suku Dayak di Kalimantan Istilah kaharingan artinya tumbuh atau hidup, seperti dalam istilah danum kaharingan (air kehidupan), maksudnya agama suku atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Ranying), yang hidup dan tumbuh secara turun temurun dan dihayati oleh masyarakat Dayak di Kalimantan. Karena Pemerintah Indonesia mewajibkan penduduk dan warganegara untuk menganut salah satu agama yang diakui Pemerintah, kepercayaan Kaharingan dan religi suku yang lainnya seperti Tolottang (Hindu Tolottang) pada suku Bugis, dimasukkan dalam kategori agama Hindu sejak 20 April 1980, mengingat adanya persamaan dalam penggunaan sarana kehidupan dalam melaksanakan ritual untuk korban (sesaji) yang dalam agama Hindu disebut Yadnya. Jadi mempunyai tujuan yang sama untuk mencapai Tuhan Yang Maha Esa, hanya berbeda kemasannya. Tuhan Yang Maha Esa dalam istilah agama Kaharingan disebut Ranying.

Kaharingan ini pertama kali diperkenalkan oleh Tjilik Riwut tahun 1944, saat Ia menjabat Residen Sampit yang berkedudukan di Banjarmasin. Tahun 1945, pendudukan Jepang mengajukan Kaharingan sebagai penyebutan agama Dayak. Sementara pada masa Orde Baru, para penganutnya berintegrasi dengan Hindu, menjadi Hindu Kaharingan. Pemilihan integrasi ke Hindu ini bukan karena kesamaan ritualnya. Tapi dikarenakan Hindu adalah agama tertua di Kalimantan.
Lambat laun, Kaharingan mempunyai tempat ibadah yang dinamakan Balai Basarah atau BALAI KAHARINGAN. Kitab suci agama mereka adalah Panaturan dan buku-buku agama lain, seperti Talatah Basarah (Kumpulan Doa), Tawar (petunjuk tatacara meminta pertolongan Tuhan dengan upacara menabur beras), dan sebagainya.

Dewasa ini, suku Dayak sudah diperbolehkan mencantumkan agama Kaharingan dalam Kartu Tanda Penduduk. Dengan demikian, suku Dayak yang melakukan upacara perkawinan menurut adat Kaharingan, diakui pula pencatatan perkawinan tersebut oleh negara. Hingga tahun 2007, Badan Pusat Statistik Kalteng mencatat ada 223.349 orang penganut Kaharingan di Indonesia.
Tetapi di Malaysia Timur ( Sarawak dan Sabah ), nampaknya kepercayaan Dayak ini tidak diakui sebagai bagian umat beragama Hindu, jadi dianggap sebagai masyarakat yang belum menganut suatu agama apapun. Organisasi alim ulama Hindu Kaharingan adalah majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MBAHK) pusatnya di Palangkaraya, Kalimantan Tengah

6. Wetu Telu

Wetu Telu (Waktu Tiga) adalah praktik unik sebagian masyarakat suku Sasak yang mendiami pulau Lombok dalam menjalankan agama Islam. Ditengarai bahwa praktik unik ini terjadi karena para penyebar Islam di masa lampau, yang berusaha mengenalkan Islam ke masyarakat Sasak pada waktu itu secara bertahap, meninggalkan pulau Lombok sebelum mengajarkan ajaran Islam dengan lengkap. Saat ini para penganut Wetu Telu sudah sangat berkurang, dan hanya terbatas pada generasi-generasi tua di daerah tertentu, sebagai akibat gencarnya para pendakwah Islam dalam usahanya meluruskan praktik tersebut.

Sejarah

Konon, sebelum masuknya Islam, masyarakat yang mendiami pulau Lombok berturut-turut menganut kepercayaan animisme, dinemisme kemudian Hindu. Islam pertama kali masuk melalui para wali dari pulau Jawa yakni sunan Prapen pada sekitar abad XVI, setelah runtuhnya Kerajaan Majapahit. Bahasa pengantar yang digunakan para penyebar tersebut adalah Bahasa Jawa Kuno. Dalam menyampaikan ajaran Islam, para wali tersebut tidak serta merta menghilangkan kebiasaan lama masyarakat yang masih menganut kepercayaan lamanya. Bahkan terjadi akulturasi antara Islam dengan budaya masyarakat setempat, karena para penyebar tersebut memanfaatkan adat-istiadat setempat untuk mempermudah penyampaian Islam. Kitab-kitab ajaran agama pada masa itu ditulis ulang dalam bahasa Jawa Kuno. Bahkan syahadat bagi para penganut Wetu Telu dilengkapi dengan kalimat dalam bahasa Jawa Kuno. Pada masa itu, yang diwajibkan untuk melakukan peribadatan adalah para pemangku adat atau kiai saja.

Dalam masyarakat lombok yang awam menyebut kepercayaan ini dengan sebutan “Waktu Telu” sebagai akulturasi dari ajaran islam dan sisa kepercayaan lama yakni animisme, dinamisme dan kerpercayaan Hindu. Selain itu karena penganut kepercayaan ini tidak menjalankan peribadatan seperti agama Islam pada umumnya (dikenal dengan sebutan “Waktu Lima” karena menjalankan kewajiban salat Lima Waktu).Yang wajib menjalankan ibadah-ibadah tersebut hanyalah orang-orang tertentu seperti kiai atau pemangku adat (Sebutan untuk pewaris adat istiadat nenek moyang). Kegiatan apapun yang berhubungan dengan daur hidup (kematian,kelahiran,penyembelihan hewan,selamatan dsb) harus diketahui oleh kiai atau pemangku adat dan mereka harus mendapat bagian dari upacara-upacara tersebut sebagai ucapan terima kasih dari tuan rumah.

Lokasi

Lokasi yang terkenal dengan praktik Wetu Telu di Lombok adalah daerah Bayan, yang terletak di Kabupaten Lombok Barat. Pada lokasi ini masih dapat ditemukan masjid yang digunakan oleh para penganut Wetu Telu. Ada juga sebuah tempat yang digunakan oleh umat berbagai agama untuk berdoa. Namanya Kemaliq yang artinya tabu, suci dan sakral.terletak di desa Lingsar Kabupaten Lombok Barat, yang setiap tahun mengadakan sebuah upacara adat yang bernama Upacara Pujawali Dan Perang Topat“ sebagai wujud rasa syukur atas hujan yang diberikan Tuhan YME pada umat manusia.

7. Marapu

Marapu adalah sebuah agama lokal yang dianut oleh masyarakat di Pulau Sumba. Agama ini merupakan kepercayaan peninggalan nenek moyang dan leluhur. Lebih dari setengah penduduk Sumba memeluk agama ini.

Pemeluk agama ini percaya bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara dan bahwa setelah akhir zaman mereka akan hidup kekal, di dunia roh, di surga Marapu, yang dikenal sebagai Prai Marapu.
upacara keagamaan marapu ( seperti upacara kematian dsb) selalu diikuti dengan pemotongan hewan seperti kerbau dan kuda swebagai korban sembelihan, dan hal itu sudah menjadi tradisi turun – temurun yang terus di jaga di Sumba.


sumber : http://www.keajaibandunia.net/1603/agama-asli-nusantara-sebelum-agama-resmi-masuk-ke-nusantara.html
Read more...
separador

ADAT ISTIADAT SUKU BUGIS



Di Sidrap pernah hidup seorang Tokoh Cendikiawan Bugis yang cukup terkenal pada masa Addatuang Sidenreng dan Addatuang Rappang (Addatuang = semacam pemerintahan distrik di masa lalu) yang bernama Nenek Mallomo’. Dia bukan berasal dari kalangan keluarga istana, akan tetapi kepandaiannya dalam tata hukum negara dan pemerintahan membuat namanya cukup tersohor. Sebuah tatanan hukum yang sampai saat ini masih diabadikan di Sidenreng yaitu: Naiya Ade’e De’nakkeambo, de’to nakkeana. (Terjemahan : sesungguhnya ADAT itu tidak mengenal Bapak dan tidak mengenal Anak). Kata bijaksana itu dikeluarkan Nenek Mallomo’ ketika dipanggil oleh Raja untuk memutuskan hukuman kepada putera Nenek Mallomo yang mencuri peralatan bajak tetangga sawahnya. Dalam Lontara’ La Toa, Nenek Mallomo’ disepadankan dengan tokoh-tokoh Bugis-Makassar lainnya, seperti I Lagaligo, Puang Rimaggalatung, Kajao Laliddo, dan sebagainya. Keberhasilan panen padi di Sidenreng karena ketegasan Nenek Mallomo’ dalam menjalankan hukum, hal ini terlihat dalam budaya masyarakat setempat dalam menentukan masa tanam melalui musyawarah yang disebut TUDANG SIPULUNG (Tudang = Duduk, Sipulung = Berkumpul atau dapat diterjemahkan sebagai suatu Musyawarah Besar) yang dihadiri oleh para Pallontara’ (ahli mengenai buku Lontara’) dan tokoh-tokoh masyarakat adat. Melihat keberhasilan TUDANG SIPULUNG yang pada mulanya diprakarsai oleh Bupati kedua, Bapak Kolonel Arifin Nu’mang sebelum tahun 1980, daerah-daerah lain pun sudah menerapkannya.


sumber : http://wargasawitto.blogspot.com/2012/11/suku-bugis-dan-istiadat-suku-bugis.html
Read more...
separador

music online

Follow me


music online